Tuesday, September 22

Bangun Kepercayaan Diri dan Rasa Saling Percaya di AWMUN XIV Maldives


Ilustrasi(Dok. International Global Network)

SEJUMLAH pemuda dari delapan negara mengikuti Asia World Model United Nations (AWMUN) XIV Maldives yang digelar di Maldives pada 15-19 Mei 2026. Ajang yang digelar oleh organisasi pendidikan internasional yang berfokus pada pengembangan generasi muda, International Global Network (IGN) ini menawarkan panggung global bagi delegasi untuk bersuara dan bergerak menghadapi isu-isu dunia terkini.

AWMUN XIV menghadirkan dua council. Pertama, World Health Organization (WHO) dengan topik “Preventing the Spread of Communicable Diseases in Public Places” untuk usia peserta 11-14 tahun. Kedua, United Nations Human Rights Council (UNHRC) dengan topik “Fair Play: Protecting Political Rights and Preventing Arbitrary Detention During Electoral Processes” untuk usia peserta 15 tahun ke atas.

Melansir dari siaran pers yang diterima Media Indonesia, Senin (18/5), dalam sambutannya, Muhammad Fahrizal, Presiden International Global Network menyebutkan bahwa AWMUN bukan sekadar konferensi, namun sebagai batu loncatan di mana ide-ide brilian akan diuji, kepercayaan diri akan dibangun, dan awal perjalanan dari para peserta menuju masa depan di panggung global akan dimulai. 

Dalam pidato Presiden Maldives yang dibacakan oleh Menteri Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Maldives, Abdulla Rafiu, yang hadir dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa kepemimpinan di era saat ini tidak dapat berjalan sendiri, melainkan harus dibangun atas dasar kepedulian (compassion) dan kerja sama (cooperation). 

Ia juga mengajak seluruh generasi muda yang hadir untuk berani mengambil tindakan nyata dan tidak meremehkan kemampuan diri sendiri dalam menciptakan perubahan.

Saling Percaya 

Selain itu, Menteri Luar Negeri Maldives, Iruthisham Adam, yang turut hadir, menyampaikan kepercayaan diri dan rasa saling percaya merupakan elemen penting dalam proses negosiasi. Ia menekankan bahwa kebiasaan tersebut perlu dibangun sejak dini, mulai dari ruang kelas, percakapan sehari-hari, hingga forum internasional seperti AWMUN.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa platform seperti AWMUN tidak hanya membangun hubungan dan koneksi antarnegara, tetapi juga menjadi simulasi nyata praktik diplomasi internasional. Melalui forum ini, para peserta belajar keterampilan yang sangat penting namun jarang diajarkan, yaitu kemampuan untuk berbeda pendapat tanpa saling merendahkan, serta kemampuan mendengarkan dengan empati.

Menurutnya, keterampilan tersebut bukan sekadar kemampuan konferensi, melainkan

bagian dari keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan oleh generasi muda.

AWMUN telah secara resmi terdaftar di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dibawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, sehingga bisa memperkuat portofolio akademik dan pengalaman internasional yang relevan dalam proses seleksi menuju perguruan tinggi unggulan maupun institusi profesional bereputasi global.

IGN memiliki 2 program unggulan, yaitu Asia World Model United Nations (AWMUN) dan Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN). IGN juga telah mempersiapkan konferensi selanjutnya, yaitu Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) 21st yang akan diselenggarakan pada 26-29 Juni 2026 di Bangkok, Thailand.



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *