Tuesday, September 22

PB ORADO Temui Menko Kumham Imipas, Tegaskan Komitmen Bawa Domino Indonesia ke Panggung Dunia


Ilustrasi(Dok PB Orado)

PENGURUS Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) menemui Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, guna memaparkan perkembangan organisasi setelah resmi disahkan sebagai anggota ke-82 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Langkah itu menjadi tonggak sejarah baru dalam memperkuat legalitas hukum dan arah pembinaan olahraga domino nasional yang kini telah terintegrasi dalam ekosistem keolahragaan Indonesia.

Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menyatakan bahwa status keanggotaan penuh di bawah KONI Pusat merupakan amanat besar untuk mentransformasi domino menjadi cabang olahraga yang profesional dan berprestasi. 

Sebelum mencapai posisi ini, ORADO telah mengantongi restu dan pengesahan dari Kementerian Hukum RI, Kemenpora, KONI, serta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sesuai amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

“Alhamdulillah, ORADO telah resmi menjadi anggota KONI Pusat. Kami menyampaikan kepada Bapak Yusril bahwa capaian ini bukan hanya pengakuan terhadap organisasi, melainkan juga amanah besar untuk membangun olahraga domino yang profesional, terstruktur, dan berprestasi,” ujar Yooky Tjahrial dalam keterangannya.

Hingga saat ini, penetrasi organisasi telah menjangkau 38 provinsi dan 309 pengurus cabang di tingkat kabupaten/kota. Guna menyeragamkan teknis permainan di seluruh wilayah, PB ORADO juga telah menerbitkan regulasi baku bertajuk The Law of Domino 101 yang mengatur standardisasi aturan main, perangkat, hingga sistem kompetisi nasional.

“Olahraga yang besar harus memiliki aturan yang jelas dan standar yang sama. Karena itu ORADO menyusun The Law of Domino 101 sebagai pedoman nasional dalam penyelenggaraan olahraga domino di seluruh Indonesia,” tutur Yooky.

PB ORADO kini tengah gencar menjalankan program pelatihan pelatih dan wasit secara berjenjang guna mendukung ekosistem kompetisi dari level daerah hingga kejuaraan nasional.

Selain memproyeksikan domino agar dapat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON), kepengurusan Yooky juga mulai merintis pembentukan jejaring global demi menginisiasi lahirnya Federasi Domino Internasional.

“Menjadi anggota KONI bukan garis akhir bagi ORADO. Justru ini titik awal untuk membangun olahraga domino Indonesia agar memiliki sistem pembinaan yang kuat, prestasi yang membanggakan, serta mampu membawa nama Indonesia ke tingkat dunia. Saatnya melangkah lebih besar. Saatnya ORADO berprestasi dari Indonesia untuk dunia,” pungkas Yooky. (E-4)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *