Thursday, October 1

Mahasiswa yang Hanyut Terseret Banjir di Buleleng Ditemukan Meninggal Dunia


Tim sar gabungan mencari mahasiswa yang hanyut di Buleleng(MI/Arnoldus Dhae)

SETELAH upaya pencarian secara masif oleh seluruh elemen terkait, mahasiswa Buleleng Bali yang hanyut terseret banjir akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Hal ini disampaikan Kepala SAR Denpasar Nyoman Sidakarya saat dikonfirmasi terkait perkembangan pencarian terhadap korban hanyut terseret banjir tadi siang, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, satu orang korban banjir yang melanda Desa Bakti Seraga, Kabupaten Buleleng, Bali akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (12/6/2026) sore menjelang malam.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng Kadek Dony Indrawan juga menjelaskan hal yang sama. Ia mengungkapkan bahwa awal pencarian tim terbagi pada beberapa lokasi sekitar wilayah terdampak banjir.

“Kita membagi tim dalam tindak awal pencarian atau penyisiran di daerah lokasi kejadian ini,” terangnya. Tim SRU yang menyisiri aliran sungai melakukan pencarian hingga pinggir Pantai Pengambengan. 

Pada pukul 16.15 Wita diterima informasi bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Kita dapatkan informasi bahwa target ditemukan di bawah reruntuhan rumah, selanjutnya kami laksanakan evakuasi secara manual,” ungkapnya. 

Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 17.12 Wita. Upaya mengeluarkan korban ini dilakukan dengan hati-hati karena keadaan bangunan yang masih labil. Usai berhasil dikeluarkan dari runtuhan, kemudian jenasah Ricardo Razaq Alghivieri (20) dibawa menuju RSUD buleleng dengan menggunakan ambulance PMI Buleleng. 

Diberitakan sebelumnya, satu orang menjadi korban dari banjir yang melanda Desa Bakti Seraga, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (12/6/2026) siang. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi pada pukul 13.55 Wita dan segera melakukan aksi. Sempat dilakukan pencarian menyisiri sungai dengan hasil nihil. 

Unsur SAR yang terlibat selama berlangsungnya operasi SAR yakni Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Buleleng, Bupati Buleleng beserta jajarannya, BPBD Buleleng Polairud Polres Buleleng, Polsek Kota Singaraja, Samapta Polres Buleleng, TNI AL Pos Sangsit, Damkar Buleleng, pegawai Kecamatan Buleleng, Bhabinkamtibmas Bakti Seraga, Babinsa Bakti Seraga, Koramil 01 Buleleng, PUTR Buleleng, Dinas Sosial, PMI Buleleng, Balawista Buleleng, ⁠Bhuana Bali Rescue, Perangkat Desa Bakti Seraga, masyarakat setempat dan pihak keluarga korban. (OL)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *