Thursday, October 1

Perbanas dan UKSW Melaju ke Final Campus League, Ubaya Tantang SCU


Semifinal sektor putra antara Perbanas kontra UPH.(Doc Campus League)

PERSAINGAN menuju gelar juara Campus League 2026 Basketball The Nationals Season 1 memasuki babak akhir. Institut Perbanas dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) memastikan tempat di final sektor putra. Sementara itu, Soegijapranata Catholic University (SCU) dan Universitas Surabaya (Ubaya) akan saling berhadapan pada laga puncak kategori putri.

Turnamen nasional yang berlangsung di Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, itu diikuti 18 tim dari 13 perguruan tinggi yang lolos dari fase regional di Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Samarinda, dan Jakarta.

Pada babak semifinal putra yang bergulir Jumat (12/6), Institut Perbanas menyingkirkan tuan rumah UPH. Sempat tertinggal pada dua kuarter awal, Perbanas bangkit pada paruh kedua pertandingan dan membalikkan keadaan untuk menang 59-50.

Shooting guard Perbanas, Zaky Al Hakim, mengaku timnya tidak ingin menyia-nyiakan dukungan yang telah diberikan sepanjang turnamen.

“Saat melawan UPH kami sempat tertinggal di awal, tetapi berhasil bangkit. Kami tidak ingin mengecewakan banyak orang yang sudah memberikan dukungan. Senang bisa menang di semifinal, tetapi masih ada satu pertandingan lagi dan kami harus menjadi juara,” kata Zaky.

Pelatih Perbanas, Zulfahrizal, menilai kebangkitan timnya tidak lepas dari respons mental para pemain saat menghadapi tekanan pertandingan. Semua persiapan yang dibutuhkan sudah dilakukan sebelum semifinal. Faktor mental menurutnya menjadi kunci keberhasilan tim.

“Saya mencoba membangkitkan psikologis pemain agar bekerja lebih keras. Hasilnya cukup baik. Untuk final nanti, siapa pun lawannya sudah pernah kami hadapi. Kami hanya perlu fokus pada permainan sendiri, lebih disiplin, dan tampil lebih baik dalam menyerang maupun bertahan,” katanya.

Di semifinal putra lainnya, UKSW meredam perlawanan Universitas Surabaya dengan skor 63-55. Hasil itu membawa kampus asal Salatiga tersebut bertemu Perbanas dalam perebutan gelar juara.

Dari sektor putri, SCU tampil dominan saat mengalahkan UKSW 67-23. Tim asal Semarang itu melaju ke final setelah menunjukkan pertahanan solid dan mampu mengontrol pertandingan sejak awal. SCU akan menghadapi Ubaya yang sukses menundukkan tuan rumah UPH dengan skor meyakinkan 81-50.

Kapten Ubaya, Mayviana Lysandra Tandiono, mengungkapkan timnya sempat mengalami ketegangan pada awal laga sebelum akhirnya menemukan ritme permainan.

“Kunci kemenangan kami adalah semangat dan kebersamaan. Di awal pertandingan kami sempat tegang sehingga kesulitan mengembangkan permainan. Namun kami berusaha tetap tenang dan mulai bermain lebih baik sejak kuarter ketiga hingga bisa memperlebar keunggulan,” ujarnya.

Menjelang final, pelatih Ubaya, Wellyanto Pribadi, menilai duel melawan SCU akan berlangsung seimbang. Kedua tim pernah bertemu pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2025.

“Kami pernah menghadapi mereka di Pomnas dan saat itu cukup beruntung bisa menang. Mereka tim yang sangat menyulitkan. Menurut saya peluang kedua tim kali ini sama besar, 50-50. Yang paling penting bagi kami adalah bermain disiplin dan fokus dalam bertahan,” kata Wellyanto.

Partai final akan digelar pada Sabtu (13/6). Perebutan tempat ketiga juga akan dimainkan mempertemukan UPH kontra Ubaya di sektor putra sedangkan kategori putri mempertandingkan UKSW versus UPH. (Dhk)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *