Thursday, October 1

Pelabuhan Pantoloan Didorong jadi Simpul Logistik Sulawesi Tengah


PELABUHAN Pantoloan di Sulawesi Tengah.(Dok. MI)

PELABUHAN Pantoloan selangkah lagi akan memperkuat posisinya sebagai urat nadi logistik utama di Sulawesi Tengah (Sulteng). Hari ini, Jumat (12/6), Tim KPPBC Bea Cukai Pantoloan turun langsung menggelar survei lapangan di PT Pelindo Terminal Petikemas (TPK) Pantoloan untuk mematangkan status penetapan kawasan kepabeanan.

Bukan sekadar kunjungan biasa, verifikasi lapangan ini bertujuan memastikan seluruh sarana, prasarana, hingga sistem pengawasan di terminal telah memenuhi standar hukum kepabeanan yang berlaku.

Terminal Head PT Pelindo TPK Pantoloan, Chaerur Rijal, menyambut hangat sinergi ini. Ia menegaskan, Pelindo berkomitmen penuh mengawal seluruh prosesnya demi kelancaran arus ekspor-impor dan distribusi barang.

Apalagi, Pelabuhan Pantoloan saat ini menjadi gerbang utama bagi komoditas lokal yang sedang naik daun di pasar internasional, seperti durian montong asal Parigi Moutong dan produk olahan kelapa.

“Pasar ekspor untuk durian montong dan kelapa ini terus berkembang pesat. Karena itu, infrastruktur logistik yang andal sudah jadi harga mati. Lewat kawasan kepabeanan ini, kami bisa memaksimalkan layanan modern seperti penanganan reefer container (peti kemas berpendingin) dan aktivitas stuffing ekspor,” jelas Chaerur.

Ia optimistis, peningkatan fasilitas ini bakal membuat produk-produk asli Sulawesi Tengah semakin bertaji dan kompetitif di pasar global.

Di sisi lain, Pejabat Pemeriksa Bea dan Cukai (P2) KPPBC Pantoloan, I Made Nukeyada, menyebutkan bahwa survei ini merupakan kelanjutan dari koordinasi bersama Kepala Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara pada April lalu.

“Kami memeriksa kesiapan area operasional, termasuk lapangan penumpukan dan Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT). Data dari lapangan ini akan langsung kami susun sebagai laporan akhir ke Kantor Wilayah untuk meresmikan status kawasan kepabeanan TPK Pantoloan,” tutur I Made.  (H-3)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *