Monday, October 5

Anak 12 Tahun Tewas Terjebak Baku Tembak di Parkiran Lapangan Bola Baltimore


Baltimore Police(Media Sosial X)

SEORANG anak perempuan berusia 12 tahun tewas di Baltimore, Amerika Serikat, setelah terjebak dalam perselisihan berdarah antar-dua pria dewasa akibat perebutan tempat parkir.

Komisaris Kepolisian Baltimore, Richard Worley, menyampaikan dalam konferensi pers bahwa perselisihan berujung maut tersebut terjadi di area parkir sebuah taman tempat anak-anak sedang bermain American football.

“Yang kita ketahui adalah terjadi semacam percekcokan antara dua orang penakut,” ujar Worley. “Masing-masing dari mereka melepaskan tembakan ke arah satu sama lain. Dalam baku tembak itu, seorang anak perempuan berusia 12 tahun, yang kemungkinan berada di sana untuk menonton pertandingan bola, tertembak dan tewas.”

Worley menegaskan bahwa anak perempuan yang identitasnya belum dirilis oleh kepolisian tersebut bukanlah sasaran tembak dari para pelaku. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Insiden penembakan ini terjadi pada Sabtu malam setelah pukul 18.00 waktu setempat (EDT). Ketika polisi tiba di lokasi kejadian, mereka juga menemukan seorang wanita dengan luka tembak. Selain itu, dua pria dewasa dilaporkan mendatangi rumah sakit setempat dengan luka-luka yang diyakini berkaitan dengan aksi penembakan tersebut.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa luka yang dialami ketiga korban selamat tersebut tidak mengancam nyawa. Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan berapa jumlah total tembakan yang dilepaskan dalam insiden tersebut.

Kepolisian Baltimore kini tengah memburu sedikitnya dua orang tersangka. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penangkapan yang dilakukan oleh pihak berwenang.

Tragedi ini memicu kemarahan mendalam dari pejabat pemerintah kota. Wali Kota Baltimore, Brandon Scott, mengecam keras tindakan para pelaku yang mengabaikan keselamatan anak-anak di lokasi sekitar.

“Dua pria dewasa terlibat percekcokan, dan kini seorang anak berusia 12 tahun telah pergi,” kata Wali Kota Baltimore Brandon Scott dalam konferensi pers tersebut.

“Kita tidak boleh membiarkan hal semacam ini terjadi. Apa yang terjadi di sini hari ini adalah salah satu hal paling menjijikkan yang pernah saya lihat seumur hidup saya,” tegas Scott.

Otoritas kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam atas insiden ini dan mengimbau seluruh warga atau saksi mata yang memiliki informasi untuk segera melapor kepada polisi. (BBC/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *