Wednesday, September 30

Ancol Kaji Skema Tarif Baru dan Zona Spesial Pascaperesmian JPO JIS


Ilustrasi–Warga berada di jembatan terpadu Ancol-JIS di Stasiun KRL JIS, Jakarta, Senin (22/6/2026).(MI/Usman Iskandar)

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk tengah melakukan evaluasi mendalam terkait skema tarif masuk kawasan menyusul diresmikannya Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan Ancol. Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan integrasi antarmoda dan aksesibilitas pengunjung di kedua kawasan strategis tersebut.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengkaji pembentukan “zona spesial” (special zone).

Dalam skema yang tengah di-review tersebut, pengunjung yang masuk melalui zona tertentu kemungkinan besar tidak akan dikenakan tarif masuk per orang, melainkan hanya tarif parkir kendaraan.

“Untuk tarifnya, saat ini kami sedang melakukan suatu review untuk bagian-bagian Ancol yang mungkin kita tidak melakukan tarif kepada orang. Jadi ada special zone di mana nanti hanya diberlakukan untuk parkir saja. Orang-orangnya sudah tidak dikenai lagi biaya masuk ke sana,” ujar Syahmudrian di Stasiun JIS, Senin (22/6).

Meski demikian, Syahmudrian menegaskan bahwa kebijakan ini hanya berlaku untuk akses masuk kawasan di zona tertentu. Untuk menikmati berbagai wahana rekreasi di dalam Ancol, pengunjung tetap akan dikenakan tarif tiket eksisting sesuai ketentuan yang berlaku.

Penerapan Tarif Khusus dan Gratis

Saat ini, Ancol masih menerapkan tarif flat untuk kendaraan mobil. Namun, manajemen berkomitmen untuk memberikan fleksibilitas harga pada momentum-momentum tertentu guna menarik minat masyarakat.









Kategori/Momen Kebijakan Tarif
Tarif Reguler Mobil Berlaku tarif flat
Zona Spesial (Dalam Kajian) Gratis tiket masuk orang, hanya bayar parkir
Momen Peresmian (22 Juni) Bebas biaya masuk (Gratis)
Agenda Mendatang (27 & 28 Juni) Penerapan special rate / Bebas biaya
Tiket Wahana Tetap berlaku tarif eksisting

Solusi Transportasi dan Pengurai Kemacetan

Peresmian JPO ini dilakukan bersamaan dengan peresmian Stasiun KRL JIS oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi permanen atas kendala transportasi yang selama ini membayangi kegiatan besar di JIS.

Gubernur Pramono Anung menyatakan bahwa integrasi antara Stasiun KRL, Transjabodetabek, dan JPO menuju Ancol akan secara signifikan mengurangi beban lalu lintas.

Dengan adanya koneksi ini, pengunjung yang membawa kendaraan pribadi memiliki opsi untuk memarkirkan kendaraan di kantong parkir Ancol, lalu berjalan kaki menuju JIS melalui JPO.

“Ini akan mengurangi banyak traffic lalu lintas yang selama ini menjadi persoalan utama setiap kali ada konser musik maupun pertandingan sepak bola di JIS,” pungkas Pramono. (Ant/Z-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *