
Distribusi energi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan energi nasional, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan gas alam cair (LNG) untuk berbagai sektor. Karena itu, penguatan armada logistik energi yang modern dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan pasokan LNG dapat menjangkau berbagai wilayah Indonesia secara andal dan efisien.
Komitmen tersebut ditunjukkan PT GTS Internasional Tbk (GTSI) melalui keberhasilannya memperoleh kepercayaan untuk melayani pengangkutan LNG domestik dalam kerja sama Time Charter Party for Tangguh Domestic LNG Tanker. Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat distribusi energi nasional melalui pemanfaatan armada LNG Carrier Danaputri 1. Kapal yang diakuisisi pada Oktober 2025 tersebut kini menjadi andalan baru GTSI dalam mendukung pengangkutan LNG dari Terminal LNG Tangguh di Teluk Bintuni, Papua, menuju berbagai terminal domestik di Indonesia.
Chief Operation GTSI, Ricki, mengatakan kepercayaan yang diperoleh perusahaan menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi GTSI di sektor logistik energi nasional sekaligus mempercepat pengembangan bisnis perusahaan.
“Kesempatan ini merupakan momentum penting bagi akselerasi bisnis GTSI. Kombinasi antara aset berkapasitas besar dan dukungan kontrak jangka panjang memberikan fondasi yang kuat bagi pertumbuhan perusahaan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham,” ujarnya.
Menurut Ricki, kerja sama tersebut juga mencerminkan kepercayaan perusahaan energi global terhadap kapabilitas operasional dan standar layanan yang dimiliki GTSI dalam mendukung distribusi energi.
Dengan kapasitas angkut LNG mencapai 145.000 meter kubik, Danaputri 1 mampu meningkatkan efisiensi distribusi LNG sekaligus memperkuat konektivitas antara pusat produksi gas alam cair di Papua dengan berbagai wilayah pengguna energi di Indonesia.
Kehadiran armada ini diharapkan dapat mendukung kelancaran rantai pasok LNG nasional yang semakin penting dalam memenuhi kebutuhan energi domestik. Selain meningkatkan efisiensi logistik, distribusi yang lebih andal juga berperan dalam menjaga stabilitas pasokan energi di berbagai daerah.
Perusahaan menilai kerja sama tersebut akan memperkuat portofolio bisnis GTSI di sektor logistik energi sekaligus mendukung pencapaian visi jangka panjang perusahaan sebagai penyedia layanan transportasi energi yang kompetitif.
Melalui penguatan armada dan perluasan layanan distribusi LNG, GTSI berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi bersih dan efisien, logistik maritim LNG dinilai akan memiliki peran yang semakin strategis dalam memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat dan industri di seluruh Indonesia.
Kemitraan ini sekaligus menjadi bukti bahwa penguatan infrastruktur logistik energi tidak hanya berdampak pada pertumbuhan bisnis perusahaan, tetapi juga mendukung upaya menjaga keamanan pasokan energi nasional secara berkelanjutan. (E-3)
