Thursday, October 1

Jateng Mitigasi Kemarau 2026 Siapkan 123 Juta Liter Air Bersih


Bantuan air bersih sebanyak 10 ribu mulai disalurkan di desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara untuk memenuhi kebutuhan 870 keluarga yang sudah mengalami kekeringan akibat kemarau(Akhmad Safuan/MI)

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah melakukan mitigasi menghadapi ancaman musim kemarau kering yang diprediksi berlangsung hingga tujuh bulan ke depan. Sebagai langkah antisipasi dampak fenomena El Nino Godzilla, cadangan air bersih sebanyak 123 juta liter telah disiapkan untuk disalurkan ke wilayah terdampak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menyatakan bahwa karakteristik kemarau tahun 2026 diprediksi lebih panas dibandingkan tahun 2023. Pemetaan titik rawan kekeringan telah dilakukan di 18 kabupaten/kota.

Data Mitigasi Air Bersih Jateng 2026:

  • Total Cadangan: 123 Juta Liter
  • Target Distribusi: 18 Kabupaten/Kota
  • Perbandingan: Naik signifikan dari 54 juta liter (2024)

Daftar Wilayah Masuk Musim Kemarau Juni 2026

Berdasarkan data Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Tengah, sekitar 12,9 persen wilayah Jateng mulai memasuki awal musim kemarau pada Juni ini. Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jateng, Goeroeh Tjiptanto, merinci wilayah tersebut meliputi:

  • Kabupaten Purbalingga (Sebagian besar)
  • Kabupaten Banyumas
  • Kabupaten Banjarnegara (Sebagian besar)
  • Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Wonosobo (Sebagian)
  • Sebagian kecil wilayah Brebes, Tegal, Pemalang, Kendal, dan Kebumen.

Kondisi Lapangan: Jepara Mulai Terdampak

Dampak kekeringan mulai dirasakan nyata di Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara. Sebanyak 870 keluarga dilaporkan kesulitan mendapatkan air bersih. BPBD Jepara telah bergerak cepat menyalurkan 10.000 liter air menggunakan truk tangki.

“Sejumlah wilayah sudah mulai alami kekeringan dan meminta bantuan. Kami langsung kirimkan air bersih ke desa terdampak,” ujar Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jepara, Bagus Ari Wibowo, Kamis (11/6).

Gerak Cepat Pemerintah Daerah

Selain tingkat provinsi, pemerintah kota dan kabupaten juga menyiagakan sumber daya:







Daerah Langkah Mitigasi
Kota Semarang Siapkan 1 juta liter air bersih kolaborasi dengan PDAM.
Kabupaten Pati Siapkan ratusan tangki dan 10 tandon kapasitas 5.000 liter untuk 96 desa rawan.
Kabupaten Pekalongan Usulan ketersediaan 200 tangki air bersih.

Masyarakat Jawa Tengah diimbau untuk mulai menghemat penggunaan air bersih dan waspada terhadap potensi kebakaran lahan selama periode kemarau panjang ini. (H-4)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *