
PENCARIAN intensif selama berjam-jam terhadap dua anak yang tenggelam di Bendungan Gerak, aliran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Kota Semarang, akhirnya membuahkan hasil. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (3/10) malam hingga Minggu (4/10) dini hari.
Suasana duka mendalam menyelimuti warga Kelurahan Panggung Kidul, Kecamatan Semarang Utara. Berdasarkan pemantauan hingga Minggu (4/10) dini hari, warga tampak berbondong-bondong mendatangi rumah duka Adi Pratama, 12, dan Aditya Nauval Abitu, 12, untuk memberikan penghormatan terakhir.
Kepala Bidang Operasi Basarnas Kota Semarang, Moel Wahyono, mengonfirmasi bahwa seluruh korban telah ditemukan.
“Kedua anak tenggelam itu akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia, setelah tim Basarnas dan Damkar Kota Semarang dikerahkan sejak Sabtu (3/10) sore,” ujarnya.
Kronologi Penemuan Korban
Upaya pencarian melibatkan puluhan personel gabungan yang melakukan penyisiran secara “pagar betis”. Tim menggunakan perahu karet serta bantuan perahu kayu milik warga setempat untuk menyisir area bendungan yang saat itu airnya sedang surut.
Korban pertama, Adi Pratama, ditemukan di dasar bendungan pada pukul 17.00 WIB. Sementara itu, pencarian korban kedua, Nauval Abitu, berlangsung hingga larut malam. Petugas akhirnya melihat tangan korban muncul di permukaan saat tim bergerak dari pinggir menuju tengah bendungan pada pukul 22.45 WIB.
| Nama Korban | Usia | Waktu Ditemukan | Kondisi |
|---|---|---|---|
| Adi Pratama | 12 Tahun | 17.00 WIB | Meninggal Dunia |
| Aditya Nauval Abitu | 12 Tahun | 22.45 WIB | Meninggal Dunia |
Penyebab Kejadian
Peristiwa nahas ini bermula saat empat anak bermain dan mandi di Bendungan Gerak BKB pada Sabtu (3/10) siang. Diduga karena tidak mahir berenang, Adi dan Nauval terseret arus dan tenggelam. Dua rekan lainnya sempat berusaha memberikan pertolongan namun gagal.
Karena ketakutan, kedua saksi yang selamat langsung pulang dan melaporkan kejadian tersebut kepada orangtua mereka. Laporan diteruskan ke pihak Basarnas dan Damkar Semarang sekitar pukul 15.30 WIB, yang segera ditindaklanjuti dengan operasi SAR.
Setelah dievakuasi dan menjalani pemeriksaan medis singkat, jenazah kedua korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian resmi dihentikan dan tim gabungan kembali ke pos masing-masing. (Z-1)
