Tuesday, September 22

ERP dan AI kian Dibutuhkan Industri, Kampus Mulai Dekatkan Mahasiswa dengan Praktik Bisnis Digital


.(Dok Binus University)

PERCEPATAN transformasi digital dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya mengubah cara perusahaan beroperasi, tetapi juga mengubah jenis kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. Industri kini semakin membutuhkan talenta yang bukan sekadar memahami teori, melainkan juga memiliki pengalaman praktis dalam mengelola sistem bisnis digital, pengolahan data, otomatisasi, hingga teknologi enterprise yang terintegrasi.

Perubahan tersebut mendorong perguruan tinggi untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih dekat dengan kebutuhan industri nyata. Koneksi antara dunia akademik dan dunia kerja dinilai semakin penting agar lulusan tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi ekosistem bisnis digital yang terus berkembang.

Dalam konteks itu, BINUS University melalui School of Information Systems resmi menjalin kerja sama strategis dengan Odoo Indonesia terkait pengembangan pendidikan di bidang Enterprise Resource Planning (ERP), transformasi digital, dan penguatan konektivitas antara dunia akademik dan industri. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut dilakukan oleh perwakilan School of Information Systems BINUS University, Natalia Limantara, bersama perwakilan Odoo Indonesia, Chrysilla Ongky.

Kerja sama ini mencakup berbagai inisiatif kolaboratif, mulai dari professional recruitment, seminar dan pelatihan, workshop bagi dosen dan mahasiswa, hingga pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri digital masa kini. Kolaborasi tersebut juga diperkuat melalui kontribusi dari sejumlah program unggulan di School of Information Systems BINUS University, seperti Information Systems, Business Analytics, dan Business Information Technology, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan transformasi digital di berbagai sektor industri.

Sebagai platform ERP dan CRM berbasis open-source yang berkembang secara global, Odoo dinilai membawa pengalaman industri dan teknologi enterprise yang relevan untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di era digital.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari komitmen BINUS University dalam menghadirkan pendidikan yang future-ready dan selaras dengan dinamika industri global. Dean School of Information Systems BINUS University, Dr. Rudy, S.Kom., M.M., mengatakan transformasi digital telah mengubah cara perusahaan bekerja sekaligus mengubah kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Karena itu, perguruan tinggi harus mampu bergerak lebih cepat dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan, adaptif, dan terhubung langsung dengan praktik industri. Kolaborasi dengan Odoo menjadi bagian dari upaya BINUS University untuk mempersiapkan mahasiswa agar tidak hanya memahami konsep teknologi enterprise, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam konteks bisnis nyata,” ujar Rudy.

Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa BINUS University akan mendapatkan kesempatan lebih luas untuk mengenal implementasi sistem ERP secara langsung melalui berbagai program seminar, workshop, dan pelatihan yang menghadirkan praktisi industri. Program tersebut tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa, tetapi juga dosen melalui berbagai pelatihan dan workshop untuk memperkuat pemahaman terhadap implementasi teknologi enterprise dan transformasi digital di dunia industri.

Selain itu, program professional recruitment juga membuka peluang bagi mahasiswa tingkat akhir maupun alumni untuk terhubung dengan ekosistem karier di industri teknologi dan transformasi digital.

Sebagai bagian dari rangkaian kolaborasi, akan hadir pula sesi talkshow bersama partner Odoo, Kaitech.io, yang membahas integrasi Artificial Intelligence (AI) dan implementasi Odoo dalam mendukung transformasi bisnis digital. Sesi tersebut akan dibawakan CEO & Founder Kaitech.io, Khusnul Ari, yang akan berbagi wawasan terkait pemanfaatan AI dalam optimalisasi sistem ERP dan implementasi teknologi digital di berbagai sektor industri.

Direktur Odoo Indonesia, Benny Putra Sugito, menilai kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan menjadi pondasi penting dalam menciptakan talenta digital yang siap menghadapi tantangan bisnis modern. “Kami melihat kebutuhan industri terhadap talenta yang memahami sistem bisnis digital terus meningkat. Melalui kerja sama dengan BINUS University, kami ingin membantu mempersempit kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri dengan menghadirkan exposure terhadap implementasi ERP dan transformasi digital yang nyata,” kata Benny.

Menurutnya, mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan praktik industri agar mampu memberikan dampak sejak awal karier mereka.

Kerja sama ini juga mencerminkan semakin pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pengembangan ekosistem digital Indonesia. Tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, kolaborasi BINUS University dan Odoo turut mendorong pengembangan kurikulum yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan bisnis global. (E-4)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *