Wednesday, September 23

Hanura Tekankan Keberanian Koreksi Kebijakan demi Makmurkan Daerah


Ketum Hanura Oesman Sapta Odang bersalaman dengan Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra usai membuka Bimteknas anggota DPRD Fraksi Hanura di Pontianak, Jumat (1/4) malam .(Ist)

KETUA Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) secara resmi membuka Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) anggota DPRD Fraksi Hanura di Novotel Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (1/4) malam. Dalam arahannya, Oso menekankan pentingnya keberanian kader dalam mengawal kebijakan daerah.

Pembukaan Bimteknas ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. Acara ini dihadiri oleh 525 legislator Hanura dari seluruh Indonesia.

Dalam pidato politiknya, Oso menegaskan bahwa kualitas seorang anggota dewan tidak ditentukan oleh kuantitas kursi semata, melainkan dari kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Mulai detik ini saudara harus berkualitas, harus berani. Berani menegakkan keadilan, berani menetapkan kejujuran, dan berani mengoreksi jalannya pemerintahan daerah untuk kemakmuran masyarakat,” tegas Oso.

Ketua DPD RI periode 2017-2019 ini juga mengkritisi fenomena anggota legislatif yang cenderung pasif dan gagal menyuarakan aspirasi konstituen. Ia mengingatkan bahwa jabatan bukan alat untuk kepentingan pribadi.

“Banyak orang menjadi anggota DPR, tapi banyak juga yang tidak berkontribusi. Bahkan, tidak mampu mengeluarkan inspirasi dari hati nuraninya,” cecarnya.

Fokus Membangun Daerah

Oso menjelaskan bahwa Hanura kini mengusung tagline baru yang menitikberatkan pada pembangunan daerah. Menurutnya, kemandirian daerah adalah kunci kemajuan nasional.

“Hanya saudara yang bisa membela daerah saudara. Tidak mungkin daerah lain membela daerah kita. Sebab itu, saudara yang dipilih harus berjuang untuk kepentingan daerah,” lanjutnya.

Ia memaparkan bahwa keberpihakan kepada daerah harus diwujudkan dalam tiga aspek utama, yakni peningkatan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan kemandirian daerah.

“Keberpihakan itu adalah bagaimana saudara memberikan kemakmuran, kehidupan, dan peluang kerja bagi masyarakat di daerah,” seru Oso di hadapan ratusan kader.

Menjaga Muruah Partai

Menghadapi situasi global yang tidak menentu, Oso meminta seluruh wakil rakyat dari Hanura untuk hadir sebagai solusi bagi rakyat yang sedang mengalami kesulitan. Ia mewanti-wanti agar kader tidak menjadi bahan ejekan publik akibat kinerja yang buruk.

“Kalau tidak, saudara akan menjadi ejekan. DPR apa itu? Apalagi Hanura. Saya tidak mau saudara dihina, saya juga tidak mau partai saya dihina,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Oso mengingatkan bahwa setiap langkah anggota dewan selalu berada dalam pengawasan publik. Ia meminta para legislator tidak lupa diri setelah mendapatkan kursi.

“Setiap hari saudara diperhatikan oleh rakyat yang memilih saudara. Saya percaya saudara semua. Saudara adalah orang-orang terpilih dan harus siap berjuang ke depan,” pungkasnya.

Selain Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Kalbar Ria Norsan, serta jajaran kepala daerah se-Provinsi Kalbar yang diusung Hanura pada Pilkada 2024. (P-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *