
LENS sukses mengamankan kemenangan krusial usai membungkam Olympique Lyon dengan skor 2-1 di Stade Bollaert, Sabtu (10/10) dini hari WIB. Hasil positif ini sekaligus menandai kemenangan perdana Yannick Cahuzac sejak dipercaya menakhodai tim menggantikan Dino Toppmoeller yang dipecat bulan lalu.
Tuan rumah Lens tampil efektif di babak pertama dan membuka keunggulan jelang turun minum lewat aksi Florian Sotoca. Memasuki babak kedua, Les Sang et Or memperbesar keunggulan pada menit ke-76 berkat tandukan akurat Matthieu Udol.
Meski Lens harus bermain dengan 10 orang setelah Udol diganjar kartu merah akibat tekel keras terhadap pemain muda Lyon, Khalis Merah, yang kemudian memperkecil kedudukan lewat gol hiburan, keunggulan 2-1 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini memutus tren empat laga tanpa kemenangan Lens di liga sekaligus mengangkat posisi mereka ke peringkat ketujuh, menjadi modal berharga jelang menjamu Sporting Lisbon di Liga Champions tengah pekan ini.
Di kubu tim tamu, kekalahan ini membuat Lyon tertinggal dua poin di belakang pemuncak klasemen sementara, AS Monaco. Pelatih Lyon, Paulo Fonseca, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas performa anak asuhnya di paruh pertama laga.
“Secara pertahanan kami mengalami masalah karena tim terlalu merenggang dan tidak menekan seperti yang kami inginkan. Dan ketika menguasai bola, kami terlalu cepat kehilangannya. Kami memberikan 45 menit pertama kepada Lens,” ungkap Fonseca seusai pertandingan.
Meski demikian, pelatih asal Portugal itu juga menyoroti minimnya waktu persiapan akibat agenda internasional. “Saya tidak ingin mencari-cari alasan, tetapi itulah kenyataannya. Kami hanya punya waktu satu hari untuk mempersiapkan pertandingan. Tapi saya rasa itu bukan alasan,” imbuhnya. Selanjutnya, Lyon harus segera mengalihkan fokus untuk menghadapi Crystal Palace di ajang Liga Europa pada hari Kamis mendatang.
(AFP/P-4)
