Wednesday, September 23

Jadwal Bus Selawat Jumat 15 Mei Dimajukan, Jemaah Diimbau Salat di Masjid Terdekat


Terminal Ajyad, Mekah(MI/Akmal Fauzi)

OTORITAS terkait melakukan penyesuaian jadwal operasional transportasi bagi jemaah haji di Mekah. Layanan bus selawat yang menghubungkan hotel jemaah menuju Masjidil Haram dipastikan akan ditutup lebih awal pada Jumat (15/5). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan massa menjelang pelaksanaan salat Jumat.

Berdasarkan informasi terbaru, penutupan terminal dan layanan bus akan dimulai pukul 08.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Jadwal ini mengalami perubahan dari rencana semula yang sedianya akan ditutup pada pukul 10.00 WAS.

Kepala Pos (Kapos) Terminal Syib Amir, Iswan Brandes, mengonfirmasi perubahan tersebut setelah menerima pembaruan instruksi dari otoritas setempat pada Kamis (14/5) malam.

“Perubahan terakhir, info penutupan terminal menjadi pukul 08.00 WAS,” ujar Iswan kepada tim Media Center Haji.

Optimalisasi Pergerakan Jemaah

Kebijakan memajukan jadwal penutupan ini bertujuan untuk mengurai kepadatan di area Masjidil Haram yang kerap mencapai kapasitas maksimal pada hari Jumat. Dengan penghentian sementara arus jemaah dari hotel, diharapkan pergerakan massa di sekitar pusat ibadah dapat lebih terkendali.

Iswan menekankan pentingnya koordinasi antara ketua kloter dan petugas sektor untuk menginformasikan hal ini kepada jemaah di hotel masing-masing. Kerja sama kolektif sangat dibutuhkan agar distribusi transportasi tetap lancar dan keamanan jemaah terjaga.

Berikut adalah ringkasan perubahan jadwal operasional bus selawat:








Aspek Operasional Keterangan
Hari/Tanggal Penutupan Jumat, 15 Mei 2026
Jadwal Semula Pukul 10.00 WAS
Jadwal Baru (Terbaru) Pukul 08.00 WAS
Tujuan Kebijakan Manajemen arus massa & persiapan salat Jumat

Imbauan Salat di Masjid Terdekat

Selain pengaturan transportasi, Kementerian Haji dan Umrah juga mengeluarkan imbauan tertulis bagi jemaah haji Indonesia. Mengingat cuaca panas yang menyengat dan risiko kepadatan ekstrem, jemaah sangat disarankan untuk melaksanakan salat Jumat di masjid-masjid yang berada di sekitar lokasi hotel.

Langkah ini dipandang krusial untuk menjaga kondisi fisik jemaah agar tetap prima. Dengan menghindari paparan panas berlebih dan kelelahan akibat berdesakan di Masjidil Haram, jemaah diharapkan dapat menyimpan energi untuk rangkaian puncak ibadah haji yang akan datang. (Z-1)

Catatan untuk Jemaah: Pastikan untuk selalu memantau informasi dari petugas kloter masing-masing mengenai jadwal pembukaan kembali layanan bus selawat pasca-salat Jumat.



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *