Tuesday, September 22

Kerja Keras dan Inspirasi Kakak Kelas Antar Siswi Ini Tembus 7 Kampus Top Dunia


Kalya, siswi Binus School Serpong, Tangerang Selatan, yang berhasil diterima di tujuh universitas ternama dunia, termasuk University College London (UCL) yang masuk jajaran 10 besar universitas terbaik dunia.(Dok. Binus Schoo)

MELIHAT kakak kelas berhasil menembus universitas impian bisa menjadi pemicu lahirnya mimpi besar bagi seorang siswa. Dari pengalaman sederhana itulah semangat untuk belajar, berkembang, dan bekerja keras perlahan tumbuh hingga akhirnya membuka jalan menuju kampus-kampus terbaik dunia.

Perjalanan tersebut dialami Kalya, siswi Binus School Serpong, Tangerang Selatan, yang berhasil diterima di tujuh universitas ternama dunia, termasuk University College London (UCL) yang masuk jajaran 10 besar universitas terbaik dunia. Selain UCL, ia juga memperoleh surat penerimaan dari King’s College London, The University of Edinburgh, Kyoto University, The Hong Kong Polytechnic University, The University of Hong Kong, serta Universitas Indonesia.

Kalya mengatakan mimpinya untuk melanjutkan studi ke luar negeri mulai tumbuh sejak duduk di bangku SMP. Saat itu, ia kerap melihat senior di sekolahnya membuka surat penerimaan kampus yang mereka tuju. 

“Dari situlah saya terinspirasi untuk bisa seperti mereka,” ujarnya.

Motivasi tersebut semakin kuat ketika pada 2025 ia mengikuti program immersion ke Inggris dan berkesempatan mengunjungi langsung sejumlah universitas ternama di sana. 

“Saya benar-benar bersemangat berada di sana dan sangat ingin bisa belajar di universitas-universitas itu,” katanya.

Kerja keras Kalya akhirnya membuahkan hasil. Ia diterima di tujuh institusi pendidikan bergengsi dunia, sebuah capaian yang dinilai tidak hanya menunjukkan prestasi akademik, tetapi juga karakter dan konsistensi yang dibangun selama bertahun-tahun.

Di antara tujuh universitas tersebut, UCL menjadi salah satu kampus paling kompetitif karena secara konsisten berada di posisi 10 besar universitas terbaik dunia berdasarkan berbagai pemeringkatan internasional. Sementara Kyoto University dikenal sebagai universitas terbaik kedua di Jepang dan menjadi salah satu institusi riset paling prestisius di Asia.

Perjalanan pendidikan Kalya berlangsung cukup panjang. Ia telah menjadi bagian dari Binus School Serpong sejak kelas 1 SD hingga jenjang SMA. Lebih dari satu dekade proses belajar itu membentuk dirinya menjadi pribadi yang tangguh, berwawasan luas, dan siap bersaing di tingkat global. Wisuda yang dijalani Kalya pada 9 Mei 2026 menjadi penanda berakhirnya masa sekolah sekaligus awal perjalanan baru menuju pendidikan tinggi di tingkat internasional.

Meski kini berhasil meraih berbagai acceptance letter dari kampus ternama, Kalya mengaku perjalanannya tidak selalu berjalan mudah. Ia sempat merasa takut menghadapi kegagalan hingga memilih tidak terlalu aktif dalam berbagai kegiatan sekolah.

Perubahan mulai terjadi ketika ia duduk di kelas 10 dan mulai berani mengambil lebih banyak kesempatan, mulai dari aktif di klub sekolah hingga mengikuti berbagai kegiatan lainnya. 

“Dari situ saya menyadari bahwa kegagalan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan sesuatu yang bisa dijadikan bahan refleksi dan pelajaran untuk masa depan,” tuturnya.

Pihak sekolah menyebut keberhasilan Kalya juga didukung program University Preparation yang membantu siswa menemukan ‘best fit’, yakni keselarasan antara potensi diri dengan lingkungan universitas yang paling sesuai untuk mendukung masa depan mereka. Program tersebut mulai diperkenalkan sejak siswa duduk di kelas 9.

Kepala Sekolah tingkat SMP/SMA Binus School Serpong, Corey Allison, mengatakan setiap siswa memiliki potensi besar yang perlu diarahkan melalui lingkungan pendidikan yang tepat. 

“Di Binus School Serpong, kami tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, keberanian untuk bermimpi besar, dan kesiapan untuk menghadapi dunia nyata,” ujar Corey.

Menurut dia, Kalya menjadi contoh bahwa perpaduan antara kerja keras, dukungan sekolah, dan tekad yang kuat dapat membuka jalan menuju universitas-universitas terbaik dunia. (E-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *