
KOALISI pimpinan Arab Saudi di Yaman menuduh kelompok Houthi melancarkan serangan pesawat nirawak (drone) terhadap gardu distribusi listrik di Madinah, Arab Saudi, Selasa.
Serangan menyasar Gardu Distribusi Listrik Taibah pada pukul 05.11 waktu setempat. Serangan membuat satu transformator tidak beroperasi. Namun, jaringan listrik secara keseluruhan tidak terdampak.
“Kelompok Houthi di Yaman melancarkan serangan drone terhadap Gardu Distribusi Listrik Taiba di Madinah pada Selasa pagi,” kata Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman seperti dilansir Arab News, Kamis (1/10).
Juru Bicara Koalisi Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengatakan hasil pemeriksaan operasional dan serpihan pesawat nirawak menunjukkan keterlibatan Houthi dalam serangan tersebut.
“Pemeriksaan operasional dan pemeriksaan puing-puing pesawat nirawak menetapkan keterlibatan Houthi dalam perencanaan dan pelaksanaan tindakan teroris yang pengecut,” kata al-Maliki, seperti dilaporkan Anadolu.
Al-Maliki mengatakan gardu listrik tersebut memasok listrik untuk Masjid Nabawi di Madinah. Karena itu, serangan terhadap fasilitas tersebut dinilai menyasar infrastruktur sipil.
Ia menuduh Houthi sengaja menyerang fasilitas sipil dan berupaya memprovokasi umat Islam dengan menargetkan dua kota suci, Mekah dan Madinah.
“Koalisi akan terus mengambil langkah-langkah untuk mencegah serangan Houthi serta melindungi dua masjid suci dan para pengunjung Mekah dan Madinah,” ujar al-Maliki.
Houthi belum memberikan tanggapan atas tuduhan tersebut.
Serangan terhadap fasilitas listrik itu terjadi di tengah konflik berkepanjangan antara Houthi dan koalisi pimpinan Saudi di Yaman. Tuduhan keterlibatan Houthi dalam serangan ini belum disertai pernyataan dari kelompok tersebut. (Middle East Monitor/B-3)
