Wednesday, September 23

Levante vs Osasuna Levante Bungkam 10 Pemain Osasuna 3-2 di La Liga


Tertinggal dua gol, Levante bangkit mengalahkan Osasuna lewat drama kartu merah dan gol di menit akhir. Harapan bertahan di La Liga kembali terbuka.(Levante)

LEVANTE menjaga asa untuk bertahan di kasta tertinggi La Liga setelah mencatatkan kemenangan comeback yang luar biasa atas Osasuna. Sempat tertinggal dua gol di awal laga, skuad asuhan Luís Castro bangkit dan menutup pertandingan dengan skor 3-2 di hadapan publik Estadio Ciutat de València.

Pertandingan dimulai dengan mimpi buruk bagi tuan rumah. Baru berjalan tiga menit, Jeremy Toljan melakukan gol bunuh diri saat mencoba menghalau tekanan minimal dari tim tamu. Keadaan semakin memburuk bagi Los Azulgranas di menit ke-11 ketika Ante Budimir memanfaatkan umpan tarik Jon Moncayola untuk menggandakan keunggulan Osasuna menjadi 2-0.

Namun, Levante menolak menyerah. Upaya pantang menyerah mereka membuahkan hasil dalam kurun waktu dua menit yang luar biasa sebelum jeda. Victor Garcia menjadi bintang lapangan. Pertama, ia berhasil menyambar bola liar hasil sepak pojok Pablo Martinez pada menit ke-35. Dua menit berselang, Garcia kembali mencetak gol secara tak terduga setelah umpan silangnya justru meluncur langsung ke pojok atas gawang Sergio Herrera, mengubah skor menjadi 2-2.

Bencana bagi Osasuna berlanjut tepat sebelum babak pertama usai. Kiper Sergio Herrera menerima kartu merah langsung setelah sengaja menghalau bola dengan tangan di luar kotak penalti untuk menghentikan pergerakan Carlos Espí. Keputusan wasit José Munuera tersebut membuat Los Rojillos harus bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua.

Memasuki paruh kedua, Levante mendominasi jalannya laga. Kiper pengganti Osasuna, Aitor Fernández, dipaksa bekerja keras untuk menghalau sundulan Adrián de la Fuente dan tendangan voli Matías Moreno. De la Fuente bahkan nyaris mencetak gol lewat tembakan jarak jauh yang hanya membentur mistar gawang.

Osasuna sempat memberikan perlawanan melalui serangan balik cepat kapten Rubén García, namun tekanan bertubi-tubi dari Levante akhirnya tak terbendung. Drama memuncak tepat di menit ke-90 ketika pemain pengganti, Karl Etta Eyong, menyambut umpan sundulan Alan Matturro dengan sundulan sambil menjatuhkan diri.

Gol tersebut memicu gemuruh di tribun stadion sekaligus memastikan kemenangan krusial bagi Levante. Hasil ini membawa mereka kini hanya terpaut satu poin dari zona aman, sekaligus memberikan pukulan telak bagi ambisi Osasuna untuk bersaing di kompetisi Eropa musim depan. (Flash Score/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *