Monday, September 21

Mengenal Thyroid Eye Disease Gejala Mata Melotot Akibat Gangguan Tiroid


Ilustrasi(magnific)

PENYAKIT tiroid ternyata tidak hanya berdampak pada metabolisme tubuh, tetapi juga memiliki manifestasi klinis yang nyata pada kesehatan mata. Dokter spesialis mata lulusan Universitas Padjadjaran, dr. Tri Wahyu, Sp.M, mengungkapkan bahwa pasien dengan gangguan tiroid sering kali menunjukkan ciri khas berupa mata yang tampak lebih menonjol atau melotot.

Kondisi ini dikenal secara medis sebagai Thyroid Eye Disease (TED). Menurut Tri, TED merupakan gangguan autoimun yang memicu peradangan serta pembengkakan pada otot dan jaringan lemak di sekitar bola mata. Hal ini terjadi karena antibodi yang seharusnya menyerang kelenjar tiroid justru ikut menyerang otot-otot di area mata.

“Sekitar 50% pasien dengan masalah tiroid akan mengalami gangguan pada mata. Dari jumlah tersebut, 90% di antaranya memiliki kondisi hipertiroid, meski sisanya mungkin memiliki kadar hormon normal atau bahkan di bawah normal,” ujar Tri dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta, Rabu (4/6).

Gejala dan Risiko yang Perlu Diwaspadai

Sering kali, pasien tidak menyadari bahwa mereka mengidap gangguan tiroid hingga gejala spesifik muncul pada mata. Gejala umum tiroid seperti tremor, sering berkeringat di malam hari, hingga penurunan berat badan sering dianggap sebagai keluhan biasa. Namun, ketika mata mulai menonjol, barulah pasien mencari bantuan medis, yang sering kali dimulai dengan mengunjungi dokter mata.

Berikut adalah rangkuman data terkait karakteristik dan risiko Thyroid Eye Disease berdasarkan penjelasan dr. Tri Wahyu, Sp.M:








Kategori Detail Informasi
Gejala Khas pada Mata Mata menonjol (melotot), penglihatan ganda (dobel), kelopak mata sulit menutup, mata juling, dan gangguan gerak bola mata.
Kelompok Berisiko Tinggi Perempuan usia di atas 40 tahun (memiliki risiko 5 kali lebih tinggi).
Faktor Pemicu/Pemberat Genetik, faktor stres, serta paparan asap rokok (aktif maupun pasif).
Dampak Psikososial Penurunan rasa percaya diri, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga berhenti bekerja akibat perubahan penampilan.

Pentingnya Deteksi Dini

Selain mengganggu fungsi penglihatan, TED secara signifikan memengaruhi kualitas hidup pasien karena perubahan estetika wajah yang drastis. Tri menekankan bahwa penanganan yang tepat dan cepat sangat krusial untuk mengembalikan fungsi kelopak mata serta memperbaiki aspek estetika.

“Deteksi dini dan penanganan yang tepat pada gangguan kelopak mata dapat memberikan hasil yang optimal, baik secara fungsi maupun estetika bagi pasien,” pungkasnya. (Ant/Z-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *