
KAWASAN Lereng Utara (North Slope) Alaska menjadi salah satu wilayah paling terdampak krisis iklim global. Mengingat suhu wilayah Arktik memanas hampir empat kali lebih cepat dibandingkan rata-rata global, NASA menerjunkan tim Earth Venture Suborbital Mission FORTE (Frontlines of Rapidly Transforming Ecosystems) untuk memantau perubahan ekosistem pesisir kawasan tersebut.
Dalam kunjungan awal pra-lapangan pada Juli 2025, tim FORTE yang dipimpin oleh Maria Tzortziou dari City University of New York bersama Antonio Mannino dari NASA Goddard Space Flight Center menyambangi desa terpencil suku Iñupiat, Native Village of Nuiqsut (NVN), di garis pantai utara Alaska.
Misi FORTE dirancang untuk memetakan bagaimana aliran air tawar, sedimen, nutrisi, dan materi organik dari daratan yang mencair mengalir melalui sungai-sungai utama, seperti Sungai Colville, Kuparuk, Sagavanirktok, dan Canning, hingga ke Laut Beaufort.
Selama periode empat tahun (2026–2030), proyek ini memadukan data satelit, pemetaan udara dari pesawat dan nirawak (drone), serta pengamatan lapangan menggunakan kapal riset, perahu lokal, bui pemantau, platform otonom, hingga helikopter.
Pemasangan Stasiun Pemantau dan Kemitraan Lokal
Di Nuiqsut, tim lapangan fokus pada dua prioritas utama. Pertama, memasang stasiun pemantau lingkungan jangka panjang di Saluran Nechelik, cabang utama Delta Sungai Colville. Stasiun ini berfungsi mencatat debit air dan kualitas air secara real-time guna menyediakan basis data mendalam yang sebelumnya sangat minim di wilayah tersebut.
Prioritas kedua adalah mempererat hubungan dengan masyarakat adat setempat. Misi ini tidak hanya mengandalkan peralatan canggih, melainkan juga mengintegrasikan kearifan lokal dalam perencanaan penelitian.
“Setelah penghargaan FORTE, proyek ini juga membantu mendukung keputusan suku untuk memperluas kapasitas sumber daya alam internalnya,” kata manajer bisnis NVN, Teresa Jacobsson.
Masyarakat Native Village of Nuiqsut telah mendukung FORTE sejak tahap pengajuan proposal pada 2022 dan terus menjadi mitra aktif. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting untuk menyelaraskan rencana ilmiah tim NASA dengan pengamatan langsung warga lokal sebelum peluncuran kampanye lapangan utama pada 2027 dan 2028.
Melalui pendekatan multidisiplin ini, penelitian FORTE diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih akurat mengenai dampak krisis iklim terhadap sumber daya hayati laut, industri, dan kehidupan masyarakat pesisir di kawasan Arktik. (NASA/Z-2)
