Sunday, September 27

Moto3 Catalunya 2026 Veda Ega Pratama Start Posisi 21, Tetap Optimistis Serang Barisan Depan


Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama akan memulai balapan Moto3 Catalunya 2026 dari posisi ke-21 usai gagal lolos ke Q2. Meski begitu, Veda tetap percaya diri memburu hasil maksimal.(Antara)

PEMBALAP Indonesia Veda Ega Pratama tetap percaya diri menghadapi balapan Moto3 Catalunya 2026 meski harus memulai lomba dari posisi ke-21 usai gagal menembus Q2.

Veda gagal melaju ke sesi kualifikasi kedua (Q2) Moto3 Catalunya 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Sabtu (16/5). Hasil itu membuat pembalap Honda Team Asia tersebut akan memulai balapan dari posisi ke-21.

Veda sebelumnya juga mengalami kesulitan sejak sesi latihan setelah hanya mampu menempati posisi ke-19.

Pada sesi Q1, pembalap asal Gunungkidul itu sempat tampil menjanjikan dengan memimpin catatan waktu dalam empat menit pertama, mengungguli Guido Pini dan Nicola Carraro.

Persaingan kemudian semakin ketat setelah Alvaro Carpe mencatatkan waktu tercepat 1 menit 47,382 detik. Posisi Veda sempat turun setelah David Munoz dan Adrian Cruces memperbaiki waktu putaran mereka.

Memasuki run kedua saat sesi menyisakan tiga menit, Veda masih bertahan di posisi keempat dan menjaga peluang lolos ke Q2. Namun, peningkatan catatan waktu para rival pada menit-menit akhir membuat pembalap bernomor 9 tersebut turun ke posisi ketujuh.

Empat tiket menuju Q2 akhirnya menjadi milik Guido Pini, Alvaro Carpe, David Munoz, dan Casey O’Gorman.

Veda mengakui dirinya dan tim mengalami kendala untuk menemukan performa terbaik sejak awal akhir pekan balapan.

“Kami cukup berjuang keras sejak kemarin untuk mencoba menemukan perasaan terbaik dengan motor dan juga menyesuaikan gaya berkendara saya dengan kondisi yang ada. Langkah demi langkah kami meningkat selama sesi dan pagi ini kecepatannya terlihat lebih baik, jadi masih ada hal positif dari hari ini meskipun hasil kualifikasi tidak seperti yang kami inginkan,” ujar Veda dikutip dari keterangan resmi Honda Team Asia.

Ia mengatakan sempat merasa nyaman saat bersaing di Q1 sebelum para rival tampil lebih cepat pada akhir sesi.

“Selama Q1 saya merasa percaya diri dan nyaman bertarung dengan pembalap lain, tetapi di menit-menit akhir semua orang berkembang pesat dan catatan waktu putaran saya tidak cukup untuk masuk ke Q2,” sebutnya.

Walau dipastikan akan menghadapi tantangan berat karena harus melakukan start dari posisi yang kurang ideal pada balapan utama yang digelar Minggu (17/5), mentalitas pantang menyerah tetap diusung oleh Veda untuk bisa menyodok ke rombongan pembalap di depan.

“Targetnya adalah menyerang sejak awal, memulihkan posisi dengan cepat dan mencoba bertarung dengan kelompok depan selama balapan,” pungkas Veda menegaskan misinya. (Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *