
DUNIA hiburan internasional baru saja mencatatkan sejarah baru. Nene Royal, seorang rocker muda berusia 16 tahun, resmi dinobatkan sebagai pemenang America’s Got Talent (AGT) Musim 21. Kemenangan ini menjadikannya warga negara Tailan pertama yang berhasil meraih gelar juara dalam ajang pencarian bakat bergengsi tersebut.
Dalam babak final yang digelar di California pada Selasa (22/9) waktu setempat, Nene, yang memiliki nama asli Rattikarn Amloy, tampil memukau dengan membawakan lagu Seven Nation Army milik duo rock The White Stripes. Penampilan heavy metal-nya yang energik berhasil mengalahkan sembilan finalis lainnya, termasuk pesulap, atraksi anjing, hingga kru tari robot.
Sebelum pengumuman hasil pada Rabu (23/9) malam, Nene sempat berbagi panggung dengan band legendaris Linkin Park untuk membawakan lagu mereka tahun 2024, The Emptiness Machine.
Saat namanya diumumkan sebagai pemenang, remaja asal Phuket ini tak kuasa menahan tangis dan berlutut di panggung. Ia berhak membawa pulang hadiah utama sebesar US$1 juta atau sekitar Rp15,1 miliar (kurs saat ini).
Profil Kemenangan Nene Royal di AGT Musim 21
| Kategori | Detail Informasi |
|---|---|
| Nama Asli | Rattikarn Amloy |
| Usia | 16 Tahun |
| Asal | Phuket, Tailan |
| Lagu Audisi Viral | Zombie (The Cranberries) – 20 Juta Penonton |
| Lagu Final | Seven Nation Army (The White Stripes) |
| Hadiah Utama | US$1.000.000 (Sekitar Rp15,1 Miliar) |
“Saya sangat bahagia dan emosional saat ini,” ujar Nene sambil berterima kasih kepada seluruh pendukungnya.
Kemenangan ini disambut gegap gempita di tanah kelahirannya, meskipun para penggemar di Tailan sempat mengalami kendala teknis saat menyaksikan siaran langsung melalui YouTube yang terputus tepat di momen pengumuman.
Pemerintah Tailan turut memberikan apresiasi tinggi. Perdana Menteri Anutin Charnvirakul menyatakan bahwa Nene telah membawa kehormatan dan kebanggaan bagi rakyat Tailan. Departemen Hubungan Masyarakat pemerintah Tailan menambahkan bahwa Nene adalah bukti bahwa kerja keras dan impian besar bisa datang dari mana saja, termasuk dari seorang gadis muda di Phuket dengan sebuah gitar.
Perjalanan musik Nene dimulai sejak usia tujuh tahun. Sebelum dikenal dunia, ia sering mengasah bakatnya dengan mengamen di Naka Weekend Market, Phuket. Piyarat Na Songkhla, seorang pemandu wisata lokal yang telah melihat penampilan Nene sejak kecil, mengaku sangat bangga.
“Luar biasa dia bisa melangkah sejauh ini. Kami sangat bangga padanya,” ungkapnya.
Dukungan juga mengalir dari sekolahnya, Kajonkiet International School, yang mengunggah video para siswa dan staf bersorak saat menyaksikan penampilan final Nene. Kini, dunia menanti langkah selanjutnya dari sang rocker muda yang telah membuktikan bahwa identitas Thailand mampu bersinar di panggung rock global. (bbc/Z-1)
