
PROTEIN sering kali dianggap sebagai nutrisi yang hanya dibutuhkan oleh para atlet atau mereka yang rutin berolahraga berat. Namun, pandangan ini diluruskan oleh Dr. Krissy Ladner, Director of Sports Performance and Nutrition Education Herbalife. Ia menegaskan bahwa protein adalah fondasi harian yang krusial bagi setiap orang untuk menjaga tubuh tetap kuat, tangguh, dan bertenaga dalam menjalani rutinitas.
“Protein bukan hanya untuk atlet atau tujuan tertentu. Ini adalah nutrisi harian yang mendukung pergerakan, pemulihan, dan vitalitas jangka panjang,” ujar Ladner dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (7/5).
Peran Vital Protein bagi Otot dan Metabolisme
Ladner menjelaskan bahwa protein berfungsi sebagai bahan dasar utama untuk memperbaiki jaringan otot yang mengalami tekanan akibat aktivitas fisik sehari-hari, seperti berjalan atau mengangkat barang. Selain perbaikan jaringan, menjaga massa otot tanpa lemak (lean muscle mass) sangat penting bagi kesehatan metabolisme.
Jaringan otot merupakan jaringan yang aktif secara metabolik. Artinya, jumlah massa otot yang terjaga akan memengaruhi efisiensi tubuh dalam menggunakan energi. Untuk hasil optimal, Ladner menyarankan agar asupan protein didistribusikan secara merata sepanjang hari, bukan hanya dikonsumsi dalam satu waktu atau setelah latihan saja.
Berikut adalah ringkasan manfaat distribusi protein yang konsisten menurut Dr. Krissy Ladner:
| Manfaat Utama | Penjelasan |
|---|---|
| Stabilitas Energi | Membantu menjaga level energi tetap stabil sepanjang hari. |
| Pemulihan Otot | Memperbaiki serat otot yang rusak akibat aktivitas rutin. |
| Kontrol Nafsu Makan | Membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. |
| Kesehatan Jangka Panjang | Mencegah penurunan massa otot drastis akibat penuaan. |
Sumber Protein Berkualitas: Hewani vs Nabati
Dalam memilih asupan, Ladner menekankan pentingnya variasi dan kualitas. Protein hewani tanpa lemak seperti ikan, telur, dan susu rendah lemak mengandung asam amino esensial yang mudah diserap. Di sisi lain, protein nabati dari kacang-kacangan dan gandum utuh memberikan nilai tambah berupa serat dan fitonutrien.
Bagi masyarakat modern dengan jadwal padat, memenuhi kebutuhan protein sering kali menjadi tantangan. Ladner menyarankan solusi praktis seperti camilan tinggi protein, smoothie, atau shake untuk membantu mencukupi kebutuhan harian tanpa harus mengonsumsi porsi makan yang terlalu besar.
Investasi Masa Tua melalui Otot
Memasuki usia paruh baya, tubuh secara alami menjadi kurang efisien dalam mempertahankan massa otot. Penurunan ini berdampak langsung pada keseimbangan, kekuatan, dan mobilitas. Oleh karena itu, konsumsi protein yang konsisten menjadi kunci untuk menjaga kemandirian fisik di masa tua.
“Menjaga massa otot tidak hanya berkaitan dengan performa, tetapi juga fungsi sehari-hari seperti menaiki tangga, membawa belanjaan, atau menjaga keseimbangan tubuh,” tambahnya.
Sebagai penutup, Ladner mengingatkan bahwa kunci nutrisi yang baik bukanlah pembatasan ekstrem, melainkan konsistensi. Membiasakan diri menambahkan protein saat sarapan dan menyeimbangkan pola makan harian adalah langkah sederhana namun kuat untuk mendukung kehidupan yang aktif dan penuh energi. (Ant/Z-1)
