Monday, September 21

Pep Guardiola Belum Putuskan Masa Depan usai Manchester City Gagal Pertahankan Gelar


Masa depan Pep Guardiola kini menjadi sorotan setelah muncul spekulasi hengkang.(Manchester City)

MANCHESTER City dipastikan kehilangan gelar Liga Primer Inggris setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth. Hasil tersebut membuat Arsenal keluar sebagai juara dengan keunggulan poin yang sudah tidak mungkin dikejar City meski kompetisi menyisakan satu pertandingan.

Kegagalan itu memunculkan spekulasi mengenai masa depan manajer Pep Guardiola di Manchester City. Pelatih asal Spanyol tersebut disebut berpeluang meninggalkan klub setelah laga terakhir musim ini melawan Aston Villa.

Namun hingga kini, pihak klub belum memberikan pernyataan resmi terkait masa depan Guardiola.

Guardiola mengatakan dirinya akan lebih dulu berbicara dengan manajemen klub sebelum mengambil keputusan.

“Izinkan saya berbicara dengan ketua saya,” ujar Guardiola kepada BBC.

“Saya memiliki sisa kontrak satu tahun lagi. Setiap kali saya menyelesaikan musim, kami selalu membicarakannya. Saya tidak pernah berbicara dengan siapa pun. Pertama-tama, saya berbicara dengan ketua dan bos-bos saya.”

Mantan pelatih FC Barcelona itu juga menilai pengumuman kepergian pelatih terlalu cepat dapat memengaruhi situasi tim.

“Saya tahu dari pengalaman saya, ketika bos atau manajer mengantisipasi bahwa dia akan pergi, para pemain tidak akan mengikuti Anda lagi. Anda harus memimpin. Sekarang adalah momen untuk berbicara dengannya,” lanjut Guardiola.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Guardiola kembali enggan memberikan kepastian mengenai masa depannya. Ia justru memilih memberi selamat kepada Arsenal dan mantan asistennya, Mikel Arteta, yang sukses membawa The Gunners meraih gelar Liga Primer Inggris musim ini.

Guardiola juga menyebut para pemainnya mengalami kelelahan setelah sebelumnya menghadapi Chelsea di final Piala FA.

“Saya akan sangat senang jika bisa tiba di momen terakhir, Anda tahu, tetapi hari ini kelelahan itu ada,” katanya.

Jika benar meninggalkan Manchester City, Guardiola akan mengakhiri salah satu era paling sukses dalam sejarah klub.

Sejak datang pada 2016, pelatih berusia 55 tahun tersebut telah mempersembahkan 20 trofi, termasuk enam gelar Liga Primer Inggris dan satu trofi Liga Champions.

Nama Enzo Maresca disebut menjadi kandidat pengganti Guardiola. Mantan asisten Guardiola itu saat ini berstatus tanpa klub setelah berpisah dengan Chelsea pada awal tahun ini. (AFP/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *