
PERSIJA Jakarta merespons positif sikap PSSI yang memberikan restu bagi Macan Kemayoran untuk menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat menjamu Persib Bandung pada 10 Mei mendatang.
Kepastian dari federasi tersebut menjadi angin segar bagi manajemen setelah sebelumnya sempat dibayangi kekhawatiran terkait rencana perbaikan rumput stadion yang dikabarkan bakal dimulai awal Mei.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija, Ferry Indrasjarief, menyatakan pihaknya sangat bersyukur dengan dukungan yang diberikan PSSI.
Pasalnya, bermain di stadion kebanggaan ibu kota tersebut merupakan prioritas utama klub demi menjaga atmosfer pertandingan klasik melawan Persib sekaligus memberikan kemudahan akses bagi para suporter setia.
“Alhamdulillah kalau PSSI sudah merestui, tinggal kami menunggu surat dari GBK,” ujar Ferry kepada pewarta, Senin (4/5).
Dukungan PSSI muncul setelah Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menepis kabar bahwa rumput stadion tidak bisa digunakan. Yunus menilai kondisi lapangan saat ini masih sangat layak untuk menggelar laga besar, berkaca pada penggunaan oleh timnas beberapa waktu lalu.
PSSI juga menegaskan tidak ada kendala teknis karena agenda FIFA Matchday Timnas Indonesia baru akan berlangsung pada Juni mendatang.
“Karena rentang waktu yang lama antara tanggal 10 Mei pelaksanaan pertandingan dengan waktu sampai bulan Juni kan waktunya agak lama. Bagi PSSI, silakan, nggak ada masalah lapangan tersebut untuk digunakan,” tegas Yunus.
Sikap tegas federasi itu sekaligus meredam isu pemindahan laga ke Jakarta International Stadium (JIS) atau luar kota.
Dengan adanya restu itu, manajemen Persija kini fokus menyelesaikan proses selanjutnya dengan pihak pengelola SUGBK guna memastikan laga penentu arah perebutan gelar juara Indonesia Super League tersebut tetap berlangsung sesuai rencana di Senayan. (H-2)
