Wednesday, October 14

Pusat Data untuk Konektivitas Digital Buka di Lamongan


PT Tigabelas Solusi Nusantara meresmikan Data Center dan Node IIX-JI di Lamongan.(MI/HO)

PT Tigabelas Solusi Nusantara (TSN) membuka TSN Data Center & Internet Exchange di Lamongan, Jawa Timur, pada Selasa (13/10/2026). Peresmian ini dibarengi dengan soft launching Node IIX-JI sebagai langkah strategis memperkuat infrastruktur dan konektivitas digital di kawasan Plat S dan sekitarnya.

TSN merupakan badan usaha patungan (joint venture) yang dibentuk pada 25 Maret 2025 oleh 13 perusahaan teknologi anggota APJII Jawa Timur Plat S. Kolaborasi ini mencakup pelaku industri dari wilayah Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Mojokerto, dan Jombang.

Direktur Utama TSN, M Syamsul Arifin, menyatakan bahwa TSN diproyeksikan menjadi simpul digital baru yang menghubungkan berbagai ekosistem, mulai dari internet service provider (ISP), network access provider (NAP), komunitas RT/RW Net, hingga instansi pemerintah. “Kehadiran Node IIX-JI di kawasan Plat S diharapkan dapat mendekatkan akses pertukaran trafik internet lokal bagi penyelenggara jaringan di wilayah Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Mojokerto, Jombang, dan wilayah Jawa Timur lain,” ujar Syamsul.

Melalui TSN-IX dengan ASN AS154682, jaringan lokal dapat melakukan pertukaran prefix secara lebih dekat. Hal ini memungkinkan trafik lokal tetap berada di wilayah lokal tanpa harus menempuh jalur yang lebih jauh. TSN juga menyiapkan konektivitas Metronet DC to DC yang menghubungkan fasilitas di Lamongan dengan DC Cyber Jakarta dan DC Intiland Surabaya melalui jalur MPLS.

Spesifikasi Infrastruktur

TSN Data Center dirancang untuk mendukung operasional perangkat pelanggan secara berkelanjutan dengan standar keamanan tinggi. Berikut adalah spesifikasi infrastruktur yang tersedia:

  • Kelistrikan: Daya PLN dan UPS 40 kVA (dapat ditingkatkan hingga 100 kVA) serta genset 100 kVA dengan panel ATS-AMF.
  • Pendingin: Sistem pendingin redundan untuk menjaga suhu perangkat.
  • Keamanan: Akses terbatas, pengawasan CCTV 24/7, dan ruang kontrol terintegrasi.
  • Layanan: Fasilitas colocation melalui Meet-Me Room, serta pilihan close rack (1/2 rack maupun full rack).

Ketua Umum APJII, Muhammad Arif, mengapresiasi langkah ini sebagai upaya pemerataan infrastruktur digital agar tidak hanya terpusat di kota besar. Ia mencatat kapasitas data center di Indonesia saat ini mencapai 540 megawatt dan diproyeksikan melampaui 1.000 megawatt pada 2030 seiring perkembangan artificial intelligence (AI).

“TSN memiliki karakter berbeda karena dibangun melalui kolaborasi 13 ISP. Model ini dapat menjadi pendekatan untuk memperkuat infrastruktur digital di daerah,” kata Arif. (I-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *