
VINICIUS Junior mencetak dua gol saat Real Madrid menang 2-0 atas Espanyol, Senin (4/5), untuk menunda peluang Barcelona memastikan gelar La Liga.
Real Madrid menjaga asa tipis dalam perburuan gelar setelah menundukkan Espanyol 2-0. Hasil itu membuat Barcelona harus menunda perayaan juara meski tetap kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 11 poin dan menyisakan empat laga.
Barcelona sebelumnya berpeluang mengunci gelar jika Madrid terpeleset. Namun kemenangan tim asuhan Alvaro Arbeloa memastikan persaingan berlanjut, setidaknya hingga laga berikutnya.
Kesempatan berikutnya bagi Barcelona untuk memastikan gelar ke-29 akan datang saat menjamu Real Madrid dalam laga El Clasico pekan depan.
“Kami punya pertandingan besar melawan rival hebat yang tampil sangat baik,” kata Arbeloa kepada Real Madrid TV.
“Itu spesial bagi para penggemar dan bagi kami. Kami akan beristirahat dengan baik dan mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan ini,” imbuhnya.
Madrid datang ke Katalunya tanpa Kylian Mbappe yang cedera dan hanya meraih tiga kemenangan dalam sembilan laga terakhir liga. Meski menang, mereka hampir pasti mengakhiri musim tanpa trofi besar untuk kedua kalinya secara beruntun.
Di sisi lain, Barcelona sebelumnya menang atas Osasuna dan sempat menanti hasil Madrid untuk memastikan gelar. Kini mereka berpeluang meraihnya di kandang sendiri di hadapan sekitar 60.000 penonton.
Espanyol yang dilatih Manolo Gonzalez masih berjuang menghindari degradasi. Mereka tanpa kemenangan dalam 17 laga liga dan kini berada di posisi ke-13, unggul lima poin dari zona merah.
Madrid mendominasi penguasaan bola sejak awal, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih. Vinicius sempat mendekati gol pada babak pertama melalui tembakan yang membentur tiang.
Pada babak kedua, Vinicius membuka keunggulan lewat aksi individu. Ia bekerja sama dengan Gonzalo Garcia, melewati dua pemain bertahan, lalu menuntaskan peluang di tiang dekat.
Sekitar 10 menit kemudian, penyerang Brasil itu menggandakan keunggulan. Umpan tumit Jude Bellingham diselesaikan dengan tembakan akurat ke sudut atas gawang.
“(Vinicius) menjalani pertandingan yang hebat, mencetak dua gol luar biasa dan menjadi pemimpin serangan, ancaman total,” kata Arbeloa.
“Setiap kali dia mendapatkan bola, dia sangat agresif, sangat cerdas, dan seperti yang selalu saya katakan, berani, konsisten. Seorang pemain fantastis, pemimpin sejati, rekan setim yang disukai semua orang,” sambungnya.
Kemenangan tersebut memastikan Madrid membawa pulang tiga poin, meski sejumlah peluang tambahan dari Gonzalo Garcia, Franco Mastantuono, dan Bellingham tidak berbuah gol tambahan.
Madrid akan kembali ke Katalunya pekan depan untuk menghadapi Barcelona tanpa harus memberikan guard of honour kepada rival mereka. (AFP/Z-2)
