
Scarlett Johansson membagikan pengalamannya bekerja sama dengan Sam Rockwell menjelang perilisan film animasi terbaru mereka. Kedua bintang Hollywood tersebut kembali dipertemukan dalam proyek film animasi garapan Netflix berjudul Ray Gunn.
Momen tersebut disampaikan Johansson saat menghadiri premier Ray Gunn di Festival Film London. Film yang disutradarai oleh Brad Bird (The Incredibles) ini menjadi proyek ketiga yang mempertemukan Johansson dan Rockwell dalam satu judul film.
Dalam Ray Gunn, Rockwell mengisi suara seorang detektif swasta bernama Raymond Gunn dalam realitas alternatif berkonsep era 1930-an. Berdasarkan sinopsis resminya, karakter utama yang disuarakan Rockwell terseret ke dalam kasus yang melibatkan alien, pembunuhan, dan seorang bintang multimedia bernama Venus Nova, yang disuarakan oleh Johansson.
“Oh, saya menyukai Sam. Maksud saya, dia adalah salah satu aktor favorit saya, titik,” ujar Johansson di karpet merah. “Jadi ketika saya bisa bekerja dengannya, itu membawa banyak kebahagiaan bagi saya karena saya bisa bekerja berhadapan dengan seseorang yang sangat saya kagumi, dan saya sudah mengenalnya sejak lama, dan saya merasa dia bisa melakukan apa saja.”
Sebelumnya, Rockwell dan Johansson pernah membintangi film Iron Man 2 pada tahun 2010 dan komedi bertema Perang Dunia II, Jojo Rabbit, pada tahun 2019.
“Saya pikir kami memiliki chemistry yang hebat karena kami berteman, dan Anda saling mengagumi satu sama lain. Jadi ini adalah sebuah kesenangan,” kata Johansson. “Kami telah berada di mana-mana, seperti, berdekade-dekade, telah melakukan berbagai macam hal bersama. Jadi saya menyukai persahabatan itu.”
Selain Johansson dan Rockwell, Ray Gunn juga menghadirkan pengisi suara kenamaan lainnya seperti Tom Waits, Bobby Cannavale, Michelle Rodriguez, Alan Tudyk, serta Patton Oswalt.
Pada kesempatan tersebut, Johansson mengungkapkan bahwa performa khusus vokal menjadi medium yang “sangat menantang” bagi dirinya dan rekan-rekan sesama pemeran karena adanya keterbatasan dalam mengekspresikan akting.
“Anda tidak memiliki, tentunya, sisa dari tubuh fisik Anda,” ujarnya. “Ketika kami bersama dan mengerjakan materi tersebut, saya pikir Anda mendapatkan sesuatu dari performa yang tidak selalu Anda dapatkan ketika salah satu dari kami hanya merekam vokal tanpa kehadiran orang lain di sana, karena Anda mendapatkan chemistry-nya dan itu terasa tidak beraturan (messy) dan semacamnya.”
Ia menambahkan bahwa proses tersebut memberikan dinamika tersendiri bagi sang sutradara. “Dan saya pikir bagi Brad, itu menyenangkan,” lanjutnya. “Ini adalah tantangan yang menyenangkan karena dia menganimasikan sesuatu yang sedikit tidak beraturan. Itu tidak sempurna, dan dia menyukai hal tersebut.”
Musim gugur ini menjadi periode yang sibuk bagi kedua aktor. Selain proyek animasi Ray Gunn, Johansson beradu akting dengan Miles Teller dan Adam Driver dalam film Paper Tiger yang tayang di bioskop pada 13 November. Sementara itu, Rockwell reuni dengan penulis sekaligus sutradara Martin McDonagh untuk film Wild Horse Nine yang dirilis pada 6 November. (People/Z-2)
