Tuesday, September 22

Sapi Si Mayor asal Cisarua Dipilih jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo


Sapi milik peternak asal Cisarua Bandung Barat terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.(Dok Istimewa)

SAPI milik peternak asal Kampung Pasirkuning, RT 02/11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat dipilih menjadi hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah bagi Presiden Prabowo Subianto.

Hewan kurban berwarna coklat yang diberi nama Si Mayor jenis Simental itu memiliki bobot 1,050 ton dengan tinggi sekitar 160 sentimeter dan berusia 3 tahun.

Pemilik sapi, Dede, 48, merasa senang dan bangga hewannya bisa terpilih jadi hewan kurban presiden. Ia mengaku, sebelumnya Si Mayor didaftarkan sebagai calon hewan kurban Prabowo Subianto.

“Setelah melalui rangkaian tahapan seleksi hingga pemeriksaan kesehatan, alhamdulillah Si Mayor dipilih untuk sapi kurban Presiden Prabowo,” katanya, Selasa (19/5). 

Dede menyatakan, Si Mayor dinyatakan sesuai standar kesehatan, berat badan, dan tinggi hewan kurban yang telah ditetapkan Sekretariat Presiden (Setpres). Dede setuju menjual sapi Si Mayor dengan harga Rp110 juta.

“Pemeriksaan kesehatan sudah sebelumnya, semuanya diperiksa dari kuku, mulut dan sebagainya. Intinya sudah dipastikan kesehatannya,” ujarnya.

Dede awalnya membeli sapi tersebut saat berusia 2 tahun dari peternak asal Lembang. Kemudian ia rawat agar tumbuh sehat, dari mulai pengecekan rutin, pemberian vitamin hingga perawatan seperti dimandikan setiap hari.

“Kalau pakan sama seperti sapi lainnya. Terutama pemberian rumput yang bagus dan konsentrat, alhamdulillah sapinya sehat,” tuturnya.

Berdasarkan informasi terakhir, lanjut Dede, sapi tersebut akan dikirim pada H+2 Idul Adha yang diperuntukan untuk warga Bandung Barat. Namun untuk lokasi pastinya belum diketahui pemiliknya. 

“Sekarang sapinya tinggal menunggu pengiriman,” ucapnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Bandung Barat, Wiwin Aprianti mengungkapkan, awalnya ada tiga kandidat yang akan jadi hewan kurban Presiden Prabowo.

“Ada dari wilayah Parongpong, Cisarua, hingga Gununghalu. Tapi yang terpilih akhirnya sapi milik Pak Dede dari Desa Pasirlangu Cisarua,” ungkap Wiwin.

Wiwin mengatakan, kondisi kesehatan Si Mayor akan terus dipantau hingga nanti dikirim. Pihaknya bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat juga sudah melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap dua ekor sapi lainnya.

“Kalau terkait harga sapi presiden, yang memutuskan Setpres dengan peternak, Kita hanya sebatas mengajukan,” tambah Wiwin. (H-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *