Tuesday, September 29

Shin Tae-yong Latih Persija, Erick Thohir Optimistis Kualitas Super League Meningkat


Pelatih Persija Jakarta Shin Tae Yong(X @Persija_Jkt)

KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan respons positif terkait kembalinya mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), ke kancah sepak bola tanah air. Pelatih asal Korea Selatan tersebut resmi diperkenalkan sebagai nakhoda baru Persija Jakarta dalam jumpa pers di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (9/6).

Erick menilai kehadiran pelatih sekaliber STY di kompetisi domestik akan memberikan dampak domino yang signifikan bagi perkembangan kualitas liga.

Menurutnya, semakin banyak pelatih berkualitas yang berkarier di Indonesia, maka standar kompetisi akan semakin terangkat.

“Bagus dong. Karena ranking liga kita itu kan naik dari 25 menjadi 16 kalau tidak salah. Target kita kalau bisa 10 besar. Kemarin secara komersial, liga kita sudah ranking satu Asia Tenggara,” ujar Erick Thohir saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/6), usai menyaksikan kemenangan 1-0 timnas Indonesia atas timnas Mozambik.

Misi Menembus 10 Besar Asia

Erick menekankan bahwa penguatan liga merupakan fondasi utama dalam membangun tim nasional yang tangguh. Dengan kualitas liga yang kompetitif, para pemain lokal akan terbiasa dengan atmosfer pertandingan yang tinggi, yang pada akhirnya menguntungkan tim nasional di berbagai kelompok umur.

“Ya jadi makin banyak coach bagus ke liga, kualitas liga makin bagus, mudah-mudahan liga tembus 10 besar dan tentu itu menjadi bagian fundamental pengembangan tim nasional selain ya terus kita pacu, U-17 kita, U-19 kita, dan juga grassroots kita yang sekarang terus kita dorong,” tambah Erick.

Statistik Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia (2020-2025):

  • Pertandingan: 57
  • Menang: 26
  • Seri: 14
  • Kalah: 17
  • Pencapaian: Lolos 16 besar Piala Asia 2023, Peringkat 4 Piala Asia U-23 2024, Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Rekam Jejak dan Tantangan Baru di Persija

Persija Jakarta menjadi pelabuhan keempat bagi pelatih berusia 55 tahun tersebut setelah masa baktinya bersama timnas Indonesia berakhir pada Januari 2025.

Sebelum kembali ke Indonesia, STY sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) selama 11 bulan, Director of Football di Seongnam FC, hingga pelatih kepala di Ulsan HD.

Meski belum menyumbangkan trofi selama lima tahun menangani skuad Garuda, warisan STY sangat terasa. Ia berhasil mendongkrak peringkat FIFA Indonesia dari posisi 173 ke 129 dunia serta meloloskan tiga kelompok umur timnas ke putaran final Piala Asia.

Kini, tantangan besar menanti STY di ibu kota. Publik sepak bola nasional, khususnya Jakmania, menaruh harapan tinggi agar tangan dinginnya mampu membawa Macan Kemayoran kembali ke puncak kejayaan.









Klub/Tim Peran Durasi
Timnas Indonesia Pelatih Kepala 5 Tahun
KFA (Korea Selatan) Wakil Ketua Umum 11 Bulan
Seongnam FC Director of Football 4 Bulan
Ulsan HD Pelatih Kepala 2 Bulan
Persija Jakarta Pelatih Kepala Baru Bergabung

Kembalinya STY ke Indonesia diprediksi akan meningkatkan animo penonton dan nilai komersial Super League, sekaligus menjadi ujian taktik bagi pelatih-pelatih lain di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (Ant/Z-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *