Monday, September 21

Tak Ada Catatan Mitigasi Keamanan atas Penunjukan Peter Mandelson


Dokumen rahasia pemerintah Inggris yang akan dirilis mengungkap tidak adanya catatan mitigasi keamanan terkait penunjukan kontroversial Peter Mandelson.(BBC)

DOKUMEN rahasia pemerintah Inggris terkait Peter Mandelson dilaporkan tidak mencantumkan catatan tertulis mengenai langkah mitigasi atas kekhawatiran keamanan yang muncul. Padahal, kekhawatiran serius tersebut berkaitan dengan penunjukannya sebagai Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat.

Sejumlah sumber yang telah melihat berkas tersebut menyatakan tidak ada perincian mengenai langkah-langkah yang diambil untuk menangani peringatan (flags) terkait hubungan Mandelson dengan tokoh-tokoh senior di negara asing. Mandelson juga dilaporkan tidak pernah diminta untuk mengambil tindakan mandiri demi meredakan kekhawatiran tersebut. Kelalaian ini memicu keraguan atas jaminan yang sebelumnya diberikan oleh pejabat senior Whitehall kepada para anggota parlemen di komite urusan luar negeri.

Pemerintah Inggris dijadwalkan merilis lebih dari 1.000 halaman informasi terkait penunjukan Mandelson. Kebijakan penunjukan ini dinilai menjadi salah satu keputusan paling krusial bagi Keir Starmer selama menjabat sebagai Perdana Menteri.

“Pertanyaan besar yang akan saya ajukan adalah mengapa tidak ada catatan tertulis tentang mitigasi apa yang diterapkan. Kita telah diberi tahu bahwa mitigasi itu ada, tetapi mengapa tidak ada dokumen yang menunjukkan bahwa dia menerimanya?” ujar salah satu sumber yang telah menerima pengarahan terkait isi dokumen tersebut.

Sebelumnya, Mandelson telah dipecat oleh Starmer setelah dokumen di AS membongkar kedekatannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein. Kasus ini juga memicu mundurnya Kepala Staf Starmer, Morgan McSweeney, dan pejabat tinggi Kantor Luar Negeri, Olly Robbins. Penyelidikan lembaga kliring keamanan Inggris (UKSV) juga sempat menolak memberikan izin keamanan karena hubungan Mandelson dengan tokoh-tokoh senior di Tiongkok, Rusia, dan Israel.

Mantan kepala MI6 menilai, dengan luasnya risiko yang diidentifikasi oleh UKSV, langkah mitigasi keamanan sebenarnya “sama sekali tidak mungkin dilakukan”. Dokumen yang ada justru menunjukkan langkah yang diambil hanya sebatas penanganan konflik kepentingan komersial terkait saham Mandelson di perusahaan lobi Global Counsel, bukan untuk masalah keamanan nasional.

Perilisan dokumen ini diprediksi akan mempersulit posisi PM Keir Starmer di parlemen, di tengah desakan dari sejumlah anggota parlemen yang secara terbuka meminta dirinya mundur. Berkas yang akan dipublikasikan tersebut kabarnya juga mencakup pesan-pesan WhatsApp yang canggung dari para menteri serta kritik dari Mandelson terhadap kepemimpinan Starmer.

Terkait publikasi ini, seorang juru bicara pemerintah memberikan komentarnya mengenai transparansi proses yang sedang berjalan.

“Gelombang kedua dokumen ini akan menjadi salah satu publikasi terbesar yang pernah diajukan di parlemen. Hal itu mencerminkan proses transparan dan menyeluruh yang telah kami ikuti, sejalan dengan preseden yang ditetapkan untuk humble address,” ujar juru bicara pemerintah.

Sementara itu, Peter Mandelson sendiri memilih untuk tidak memberikan komentar terkait perkembangan kasus ini. (The Guardian/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *