
OKLAHOMA City Thunder semakin dekat ke final Wilayah Barat usai menghancurkan Los Angeles Lakers 131-108 pada gim ketiga semifinal NBA, Minggu (9/5), dan kini unggul 3-0 dalam seri best-of-seven.
Ajay Mitchell tampil gemilang dengan mencetak 24 poin dan 10 assist tanpa turnover untuk membantu Oklahoma City Thunder mempermalukan Los Angeles Lakers di kandang sendiri.
Kekalahan ini membuat Lakers berada di ujung tanduk karena belum pernah ada tim NBA yang mampu bangkit dari ketertinggalan 0-3 untuk memenangi seri playoff.
Pelatih Lakers JJ Redick menegaskan timnya belum menyerah dan akan berusaha memperpanjang napas pada gim keempat, Senin mendatang.
“Saya tidak menyerah pada seri ini. Kami akan mencoba menang pada Senin. Kami akan mencoba memperpanjang seri dan mencoba membawa ini kembali ke OKC,” kata Redick dikutip dari AFP.
Lakers masih tampil tanpa pencetak angka andalan mereka, Luka Doncic, yang cedera. Rui Hachimura menjadi penyumbang angka terbanyak bagi Lakers dengan 21 poin, sementara LeBron James menambah 19 poin, enam rebound, dan delapan assist.
Namun kedalaman skuad Thunder terlalu sulit dibendung Lakers yang pincang.
“Itu kekuatan tim mereka,” ujar Redick.
Meski pemain terbaik NBA musim lalu Shai Gilgeous-Alexander hanya memasukkan tujuh dari 20 tembakan, Mitchell yang menggantikan Jalen Williams mampu tampil impresif.
“Dia adalah petarung. Mungkin ini mengejutkan dunia, tetapi tidak mengejutkan bagi kami,” kata Gilgeous-Alexander yang menutup laga dengan 23 poin.
Seperti gim kedua, Lakers sempat unggul dua poin saat turun minum berkat 11 tripoin pada babak pertama. Namun Thunder kembali meledak pada kuarter ketiga dengan membuka paruh kedua lewat rentetan poin 21-6.
Lakers hanya memasukkan delapan dari 22 percobaan tembakan pada kuarter ketiga dan cuma satu tripoin. Turnover mereka terus bertambah hingga Thunder sempat unggul 27 poin pada kuarter keempat.
Thunder yang sebelumnya menyapu bersih Phoenix Suns di putaran pertama kini bertekad menyelesaikan seri pada gim keempat.
“Kami jelas ingin mengakhirinya pada Senin. Kami tidak pernah ingin menyia-nyiakan kesempatan memenangi pertandingan basket. Kami harus melakukan hal yang sama seperti di tiga gim pertama, menjadi agresif dan bermain bersama dengan benar,” kata Gilgeous-Alexander.
Sementara itu, Cleveland Cavaliers berhasil menghindari ketertinggalan 0-3 usai menang 116-109 atas Detroit Pistons pada gim ketiga semifinal Wilayah Timur.
Donovan Mitchell memimpin Cavaliers dengan 35 poin, 10 rebound, dan empat assist. Adapun James Harden mencetak sembilan dari total 19 poinnya pada kuarter keempat, termasuk tripoin krusial yang membawa Cleveland unggul empat poin saat laga tersisa 25,9 detik.
“Saya menyukainya. Ketika nomor Anda dipanggil, Anda hanya perlu menemukan posisi terbaik. Itu sesuatu yang saya latih setiap hari,” kata Harden.
Harden sebelumnya mendapat kritik akibat performa buruk dan kesalahan pada dua gim awal, tetapi veteran NBA itu mengaku tidak terganggu.
“Omongan akan tetap menjadi omongan. Entah Anda bermain bagus atau buruk, ketika saya diberi kesempatan pada kuarter keempat, saya memanfaatkannya,” ujar Harden.
Detroit sebenarnya sempat memberikan perlawanan lewat triple-double 27 poin, 10 rebound, dan 10 assist dari Cade Cunningham.
Cavaliers sempat unggul 17 poin pada kuarter ketiga sebelum Pistons bangkit dan berbalik memimpin saat pertandingan tersisa kurang dari empat menit. Namun Cleveland kembali menemukan momentum untuk mengamankan kemenangan dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dalam seri. (Ndf)
