
Di tengah persaingan industri produk dairy yang semakin ketat, transformasi digital menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menjaga kualitas produk dan kecepatan distribusi. Pemanfaatan sistem terintegrasi kini semakin dibutuhkan untuk mendukung proses produksi yang lebih akurat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan pasar. Langkah tersebut dilakukan oleh PT ABC Kogen Dairy melalui implementasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis SAP S/4HANA Cloud Public Edition bersama TMS Consulting.
Transformasi tersebut berhasil memangkas waktu perhitungan biaya produksi atau Cost of Goods Manufactured (COGM) secara signifikan, dari sebelumnya membutuhkan hingga 20 hari menjadi hanya dalam hitungan jam. Percepatan ini memungkinkan perusahaan memperoleh informasi biaya yang lebih cepat untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.
Sebagai perusahaan manufaktur dairy yang memiliki distribusi hingga kawasan Asia Tenggara, ABC Kogen Dairy sebelumnya menghadapi sejumlah tantangan operasional, mulai dari inkonsistensi data, proses costing yang memakan waktu, hingga keterbatasan visibilitas terhadap aktivitas bisnis secara menyeluruh. Melalui sistem ERP yang terintegrasi, perusahaan kini dapat menyatukan proses produksi, pengendalian kualitas (quality control), perhitungan biaya, hingga distribusi dalam satu platform digital yang mampu menghadirkan informasi operasional secara lebih cepat dan mendekati real-time.
Implementasi tersebut juga memberikan dampak langsung terhadap pengelolaan produksi dan inventori. Peningkatan kemampuan traceability pada setiap batch produk memungkinkan perusahaan menerapkan sistem First Expired, First Out (FEFO), sehingga membantu mengurangi risiko produk kedaluwarsa dan potensi kerugian akibat write-off persediaan.
Integrasi rantai pasok dan proses operasional secara menyeluruh dinilai mampu meningkatkan akurasi perhitungan biaya, mempercepat proses pengambilan keputusan, sekaligus meminimalkan inefisiensi dalam pengelolaan produk.
Head of IT and Business Support ABC Kogen Dairy, Weny Verawaty, mengatakan transformasi ERP menjadi langkah penting dalam memperkuat fondasi operasional perusahaan.
“Transformasi ERP ini menjadi langkah penting bagi ABC Kogen Dairy dalam memperkuat fondasi operasional yang lebih terintegrasi, akurat, dan scalable. Dengan SAP S/4HANA Cloud Public Edition, kami dapat memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap proses bisnis, mempercepat perhitungan costing, serta meningkatkan kontrol atas kualitas produk dan distribusi. Hal ini mendukung komitmen kami untuk terus menghadirkan produk berkualitas tinggi bagi pelanggan,” ujarnya.
Sementara itu, Co-CEO TMS Consulting, Albert Juanda, menilai implementasi ERP modern mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan efisiensi operasional dan kualitas pengambilan keputusan bisnis.
“Implementasi SAP S/4HANA Cloud Public Edition di ABC Kogen Dairy menunjukkan bagaimana modern ERP dapat memberikan peningkatan nyata terhadap efisiensi operasional dan proses pengambilan keputusan. Kami berkomitmen untuk membantu perusahaan memperkuat fondasi digitalnya dan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” kata Albert.
Di sisi lain, Managing Director SAP Indonesia, Sianto Wongjoyo, menyebut platform ERP berbasis cloud menjadi fondasi penting untuk mendukung ekspansi bisnis regional. Menurutnya, seiring pertumbuhan ABC Kogen Dairy di Asia Tenggara, SAP S/4HANA Cloud Public Edition memberikan skalabilitas, kelincahan operasional, dan transparansi yang dibutuhkan perusahaan untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan serta merespons kebutuhan pasar secara lebih efektif.
Kolaborasi antara ABC Kogen Dairy, SAP, dan TMS Consulting menunjukkan bahwa transformasi digital tidak lagi sekadar berfungsi sebagai pendukung operasional, melainkan telah menjadi faktor strategis dalam membangun efisiensi, daya saing, dan pertumbuhan bisnis jangka panjang di industri manufaktur pangan. (E-3)
