
Pemerintah Kota Bontang memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan menggelar upacara khidmat di Halaman DPMPTSP, Jalan Awang Long, Bontang Utara, Sabtu (2/5) pagi. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menekankan pentingnya sinergi kolektif untuk menciptakan akses pendidikan berkualitas yang merata di Kota Taman.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wali Kota Neni membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Pesan pusat tahun ini berfokus pada tema Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan yang Bermutu untuk Semua melalui pendekatan strategi Deep Learning.
Menurut Neni, implementasi Deep Learning yang diusung pemerintah pusat bertumpu pada lima kebijakan strategis nasional yang turut menjadi perhatian di tingkat daerah. Pertama adalah modernisasi sekolah melalui revitalisasi 16.167 satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran menggunakan papan interaktif digital.
Kedua, peningkatan kualitas pengajar melalui beasiswa S1 bagi 150 ribu guru pada 2026 serta pelatihan kecerdasan artifisial dan coding. Ketiga, penguatan karakter dan gizi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta budaya sekolah ASRI.

Sementara untuk kebijakan keempat yakni peningkatan literasi STEM dan penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kemudian yang terakhir, perluasan akses pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus dan kelompok rentan.
“Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas,” ujar Walikota neni saat membacakan amanat upacara.
Menindaklanjuti semangat nasional tersebut, lanjut Neni, Pemerintah Kota Bontang mengambil langkah konkret untuk memotivasi talenta lokal. Neni menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk segera mendata pelajar yang meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya minta Dinas Pendidikan mendata anak-anak kita yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Insentif ini akan kita serahkan pada Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei mendatang atau saat HUT Kota Bontang,” tegasnya.
Selain apresiasi prestasi, Wali Kota juga menyoroti penguatan program Wajib Belajar 19-21. Program ini dirancang untuk memastikan anak usia sekolah di Bontang tetap berada dalam jalur pendidikan formal yang berkualitas dengan melibatkan peran aktif masyarakat dan tenaga pendidik.
“Selamat Hari Pendidikan bagi kita semua, semoga dengan peringatan ini dunia pendidikan akan semakin maju Menuju Generasi Emas 2045”, tandasnya. (E-3)
