Thursday, October 15

Zelensky Merasa Dikhianati Trump Usai Akses Starlink Militer Ukraina Dibatasi


Volodymyr Zelensky mengaku dikhianati Donald Trump usai sistem satelit Starlink milik militer Ukraina dibatasi mendadak hingga melumpuhkan drone pertahanan.(Media Sosial X)

PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky mengaku merasa dikhianati secara pribadi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan ini muncul setelah akses sistem komunikasi satelit Starlink milik militer Ukraina mendadak dibatasi, yang memicu keraguan atas komitmen dukungan jangka panjang dari AS untuk Kyiv.

Dalam kunjungannya ke London, Zelensky menuding Trump memilih berpihak pada penentangnya setelah perang berlangsung lebih dari empat tahun. Konflik diplomatik ini kian memperkeruh hubungan kedua negara yang sebelumnya sempat memanas akibat keputusan AS membeli diesel dari Moskwa.

Saat wawancara televisi menjelang pertemuannya dengan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham di Downing Street, Zelensky ditanya apakah pembatasan mendadak Starlink dilakukan secara sengaja dan membuat dirinya merasa dikhianati oleh Trump.

“Sungguh, ya… tetapi ini sedikit lebih rumit dari sekadar emosi atau perasaan saya,” jawab Zelensky. “Sangat disayangkan bahwa kita kehilangan, kita kehilangan mitra yang kuat.”

Militer Ukraina melaporkan bahwa sistem komunikasi satelit Starlink, yang diproduksi oleh SpaceX milik Elon Musk namun dikelola oleh pemerintah AS, tiba-tiba tidak lagi berfungsi pada kecepatan di atas 100 mil per jam (sekitar 160 km/jam) tanpa penjelasan resmi.

Kondisi tersebut melumpuhkan sebagian besar drone penyerang Ukraina di garis depan. Kebijakan ini juga berdampak serius pada sistem pertahanan udara paling efektif yang digunakan untuk mencegat drone penyerang bertenaga jet milik Rusia di Kyiv.

“Saya yakin mereka tahu apa yang mereka lakukan, pasti. Karena saat itu jam 1 pagi, Starlink diblokir oleh SpaceX dan Amerika Serikat,” kata Zelensky dalam wawancara bersama Piers Morgan. “Keputusan ini akan membawa banyak korban jiwa… tentu saja, orang-orang akan meninggal.”

Pemutusan akses ini terjadi bersamaan dengan serangan rudal balistik Rusia ke Ukraina selama dua malam berturut-turut tanpa adanya peringatan dini dari AS. Selama bertahun-tahun, AS selalu memberikan data intelijen kepada Ukraina ketika serangan akan terjadi.

Meski Trump membantah telah menghentikan pembagian intelijen, Zelensky menyatakan dalam wawancara dengan media AS, NPR, bahwa penasihat militernya telah menerima ancaman dari AS mengenai potensi pembatasan data intelijen di masa mendatang.

Trump sendiri menuntut Ukraina menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia yang dinilainya menjadi pemicu tingginya harga diesel dunia. Di sisi lain, Musk menegaskan pembatasan tersebut bukan atas keputusannya.

“Sistem Starshield dimiliki dan dikontrol oleh pemerintah AS. Setiap pembatasan kecepatan atau penggunaan diputuskan oleh militer AS dan pada akhirnya POTUS (Presiden AS),” tulis Musk merujuk pada Trump.

Penasihat teknologi militer Ukraina, Serhiy Beskrestnov, menyebut terminal yang bergerak di atas 100 mil per jam mendadak kehilangan koneksi. “Angkatan bersenjata kami tidak menerima peringatan tentang pembatasan ini dan hal ini menyebabkan kegagalan sejumlah misi,” ungkap Beskrestnov. “Jelas bahwa tindakan ini tidak mungkin kebetulan dan berkaitan dengan situasi politik saat ini.”

Di tengah dinamika tersebut, Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menyambut Zelensky di Downing Street dan menegaskan komitmen dukungan Inggris yang tak bergoyahkan.

“Anda telah melihat solidaritas dan dukungan yang Anda dapatkan dari semua orang di sini di Inggris. Kami berada di belakang Anda dan itu tidak akan berubah,” tegas Burnham.

Inggris berjanji mempercepat pengiriman rudal lightweight multi-role untuk membantu pertahanan udara Ukraina serta mengucurkan dana senilai £17 juta untuk perbaikan atap pelindung pembangkit listrik tenaga nuklir Chornobyl yang rusak akibat serangan drone Rusia tahun lalu. (The Guardian/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *