Wednesday, September 23

4 Hanok Ikonik di Seoul yang Wajib Dikunjungi Mei Ini, Lokasi Syuting Mr. Sunshine hingga Goblin


Hanok bersejarah lokasi syuting drama Mr. Sunshine yang kini bertransformasi menjadi kafe populer di Distrik Gangbuk, Seoul.(Dok. The Korea Times)

BAGI para pencinta K-drama, mengunjungi lokasi syuting adalah cara terbaik untuk menghidupkan kembali memori adegan favorit. Di bulan Mei ini, saat musim semi mencapai puncaknya, empat destinasi Hanok (rumah tradisional Korea) di Seoul menawarkan pesona arsitektur klasik yang berpadu dengan alam.

Berikut adalah pilihan dan ulasan destinasi Hanok ikonik yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda.

Empat Destinasi Hanok (Rumah Tradisional Korea) di Seoul

1. Seonungak: Kemegahan di Bawah Kaki Gunung Bukhansan

Terletak jauh di dalam lembah Ui-dong, Seonungak bukan sekadar kafe Hanok biasa. Tempat ini merupakan kompleks Hanok swasta terbesar di Seoul yang menawarkan pemandangan spektakuler Taman Nasional Bukhansan.

Bagi penggemar drama Mr. Sunshine (2018), jalur dinding batu di sini akan terasa sangat akrab karena digunakan sebagai lokasi kantor delegasi Amerika Serikat tempat Eugene Choi bertugas.

Duduk di bawah emperan atap (cheoma) sambil menatap hijaunya pepohonan di bulan Mei adalah cara terbaik untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota. 

2. Rumah Baek In-je: Kemewahan Modern di Bukchon

Berada di tengah Desa Hanok Bukchon, Rumah Baek In-je adalah mahakarya arsitektur yang dibangun pada tahun 1913. Berbeda dengan Hanok pada umumnya, rumah ini memiliki koridor kayu yang menghubungkan area pria dan wanita, serta jendela kaca besar yang modern pada zamannya.

Keanggunannya membuat rumah ini terpilih sebagai lokasi syuting kediaman Pimpinan Jin Yang-cheol dalam drama Reborn Rich (2022) dan film Assassination (2015). Pengunjung bisa merasakan atmosfer kehidupan elit Seoul masa lalu melalui tur berpemandu.

3. Istana Unhyeon: Kediaman Bangsawan yang Penuh Sejarah

Istana Unhyeon menawarkan ketenangan di tengah hutan beton Jongno. Selain bangunan tradisionalnya, terdapat gedung bergaya Renaisans putih yang ikonik bernama Yanggwan. Gedung ini sangat populer di kalangan penggemar drama karena menjadi lokasi syuting rumah sang Goblin dalam drama Guardian: The Lonely and Great God (2016) dan drama klasik Princess Hours (2006).

Arsitektur putih dengan aksen bunga plum ini memberikan kontras yang indah dengan bangunan Hanok di sekitarnya, menjadikannya spot foto favorit wisatawan.

4. Suyeonsanbang: Kedai Teh Sastra yang Puitis

Tersembunyi di perbukitan Seongbuk-dong, Suyeonsanbang dulunya adalah rumah penulis legendaris Lee Tae-jun. Kini, tempat ini menjadi kedai teh tradisional yang menawarkan suasana tenang dan puitis. Bagian paling ikonik adalah numaru, serambi kayu yang ditinggikan dan menghadap langsung ke taman asri.

Suasananya yang melankolis dan artistik menjadikannya lokasi syuting yang sempurna untuk drama emosional seperti The World of the Married (2020). Menikmati teh hangat di sini di bulan Mei akan memberikan pengalaman batin yang mendalam.

Sebagian besar lokasi ini dapat diakses dengan transportasi umum di Seoul. Untuk Rumah Baek In-je, pastikan Anda melakukan reservasi melalui situs Seoul Public Service Reservation jika ingin mengeksplorasi bagian dalam bangunan. (The Korea Times/Z-10)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *