
KOMISI pemilihan umum Brazil akan menggelar pemilihan presiden (pilpres) putaran kedua pada 25 Oktober, karena tidak ada satu pun kandidat memperoleh 50% suara lebih untuk menang pada pilpres putaran pertama, kata Mahkamah Pemilu Brazil pada Senin (5/10).
Berdasarkan penghitungan terhadap hampir 99% surat suara yang masuk, pilpres putaran kedua di Brazil akan diikuti oleh capres Flavio Bolsonari dan petahana Luiz Inacio Lula da Silva.
Pada pilpres putaran pertama, Minggu (4/10), Flavio Bolsonari, calon presiden dari partai sayap kanan yang juga putra sulung mantan presiden Brazil Jair Bolsonaro, memperoleh suara 47,23%. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93%.
Sementara itu, capres Augusto Cury, yang merupakan seorang dokter psikiater, meraih 2,90% suara dan berada di posisi ketiga; disusul oleh pengusaha Renan Santos dengan 2,25% suara serta politikus Ronaldo Caiado dengan 2,19% suara. (Ant/P-3)
