
SEBANYAK 27 rumah tinggal di Jalan Krendang Barat, Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, hangus dilahap si jago merah pada Kamis (28/5) malam. Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 250 jiwa kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi ke lokasi darurat.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengonfirmasi bahwa objek yang terdampak dalam peristiwa tersebut adalah pemukiman padat penduduk.
“Objek yang terdampak, 27 rumah tinggal,” ujar Syaiful dilansir dari Antara, Jumat (29/5).
Berdasarkan data sementara, terdapat 113 Kepala Keluarga (KK) dengan total 250 jiwa yang terdampak. Saat ini, para penyintas kebakaran telah menempati lokasi pengungsian yang tersebar di musala terdekat serta tenda-tenda bantuan yang didirikan oleh pemerintah. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini.
Kronologi kejadian bermula ketika warga melihat kobaran api dari salah satu rumah pada pukul 19.47 WIB. Warga kemudian segera mendatangi Pos Krendang untuk meminta bantuan petugas. Menanggapi laporan tersebut, pihak Gulkarmat langsung mengerahkan kekuatan penuh ke lokasi kejadian.
“Sebanyak 21 unit pemadam kebakaran dengan 105 personel dikerahkan untuk memadamkan api,” tutur Syaiful menjelaskan upaya pemadaman di lapangan.
Terkait penyebab kebakaran, dugaan sementara mengarah pada gangguan instalasi kelistrikan. “Dugaan penyebab sementara, adanya fenomena listrik (korsleting) pada salah satu kontrakan,” tambahnya.
Hingga Jumat sore pukul 16.00 WIB, sejumlah warga terlihat masih berada di lokasi kebakaran untuk mengais puing-puing bangunan. Mereka berupaya menyelamatkan barang-barang berharga yang tersisa, seperti material logam dan mesin sedot air, di tengah sisa-sisa bangunan yang telah ludes terbakar. (Ant/Z-10)
