
KORBAN penyekapan, Yunita (29), warga Rancaekek, Kabupaten Bandung, mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi berjanji akan menanggung semua biaya pengobatan korban, yang saat ini dirawat intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
“Perawatan korban tidak bisa ditanggung BPJS Kesehatan, karena kasus penganiayaan. Untuk itu, kami akan menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatannya sampai sembuh,” tegasnya.
Dedi meyakini Polda Jawa Barat yang menangani kasus ini tidak akan lama bisa menangkap pelaku yang bernama Taufik Hidayat. Tindakannya sangat keji, karena menyebabkan korban cacat permanen, korban kehilangan penglihatan, bibirnya digunting dan sekujur tubuhnya mengalami luka.
Pelaku, lanjutnya, mengalami banyak kerugian dan masa depan. Padahal, sebelumnya, dia adalah perempuan dengan karier baik, punya pekerjaan dan penghasilan yang baik, kekayaan cukup, punya laptop, motor dan tabungan.
“Apa yang menimpa korban menjadi pembelajaran bagi perempuan di Indonesia dan Jawa Barat. Hati-hati dengan bujuk rayu pria yang mengakibatkan penderitaan. Lindungi anak-anak dan adik-adik kita,” tandas KDM. (SG)
