
BUPATI Bandung, Dadang Supriatna melepas sebanyak 141 jemaah haji Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar) di Gedung Cenderawasih, Lanud Sulaiman, Senin (18/5) pagi. Pelepasan jemaah haji Kabupaten Bandung Tahun 1447 H/2026 M ini merupakan keberangkatan Kloter 38 yang didominasi jemaah lanjut usia dengan rentang usia 64 hingga 94 tahun.
Kloter ini pun disebut sebagai kloter “Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan” karena mayoritas pesertanya merupakan perempuan. Dalam pelepasan kloter terakhir asal Kabupaten Bandung tersebut, Bupati Dadang Supriatna didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Detty Permanawati, Komandan Lanud Sulaiman, para asisten daerah, unsur Forkopimda, Kepala Kementerian Agama (Kemenhaj) Kabupaten Bandung.
Pada kesempatan itu, Bupati atas nama Pemkab Bandung memberikan uang “kadeudeuh” untuk bekal di Tanah Suci kepada 141 jemaah haji Kabupaten Bandung yang secara simbolis diterima para ketua rombongan.
Sebelumnya, Dadang juga telah memberikan bantuan serupa kepada lebih dari 400 jemaah haji yang diberangkatkan pada kloter sebelumnya. Bupati mengungkapkan, bahwa pada tahun ini kuota jemaah haji Kabupaten Bandung hanya sekitar 500 orang lebih. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 2.500 jemaah.
“Saya sebagai Bupati Bandung karena cinta kepada masyarakat Kabupaten Bandung, kuota haji tahun 2027 akan kita perjuangkan agar jumlahnya bertambah,” tegasnya.
Tak hanya itu, bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Bandung direncanakan akan memiliki asrama haji pada tahun 2027 mendatang setelah berkoordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Anggota DPR RI Romahurmuziy atau Romy.
“Khusus untuk jemaah haji, pemkab juga akan terus memantau kondisi para jemaah dengan mempersiapkan tim medis, mengingat banyak jemaah yang berusia di atas 64 tahun,” terangnya.
Pemkab, kata Dadang, menitipkan kepada seluruh petugas agar para jemaah lansia benar-benar mendapat perhatian dan pelayanan maksimal selama menjalankan ibadah haji. (AN/E-4)
