
Danantara Indonesia memastikan proyek LRT City yang dikerjakan PT Adhi Commuter Properti Tbk tetap berlanjut. Proyek dilanjutkan dengan penataan kembali desain, dan model bisnis untuk mempercepat penyelesaian.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria menjelaskan, penyelesaian proyek pun dilakukan pada fasad, dan area komersial. Dan melibatkan arsitek baru untuk mendukung proses penataan proyek.
“Nomor satu keputusannya kita akan meneruskan project ini. Kita akan hire arsitek baru untuk melakukan proses. Fasadnya akan kita ubah, begitu juga desain bisnis modal, termasuk komersial areanya,” kata Dony dalam keterangan resminya pada Selasa (29/9).
Dari lini bisnis, kata Dony, LRT City masih berpotensi lantaran pembangunan proyek dilakukan di lahan yang memiliki nilai, dan berada di lokasi strategis. Karena itu, penataan proyek diarahkan tidak hanya untuk menyelesaikan pembangunan, tetapi juga memastikan keberlanjutan dan kelayakan dari sisi bisnis.
Selain aspek bisnis, kata Dony, penyelesaian proyek juga menjadi bagian dari memberi kepastian kepada masyarakat yang telah membeli, dan menunggu penyelesaian hunian.
Itu sebabnya, kata Dony, Danantara ikut mendorong agar proses pembangunan kembali berjalan, dengan penanganan yang lebih terarah, dan memperhatikan kualitas penyelesaian proyek. Keputusan melanjutkan proyek tidak hanya soal pertimbangan komersial, tetapi juga mempertimbangkan tanggung jawab kepada konsumen.
Melalui keputusan itu, kata Dony, pihaknya mengarahkan penyelesaian LRT City dapat memberikan kepastian kepada konsumen yang menunggu penyelesaian hunian.
“Saya berharap keputusan kita ini keputusan yang baik. Ini keputusan yang memang tidak hanya sekedar komersial. Jadi langkah-langkahnya yang pertama, segera cari orang,” ujar Dony.
