
SOSOK Putri Diana akan kembali menjadi sorotan dunia melalui serial dokumenter terbaru berjudul “Diana: The Unheard Truth“. Serial ini dijadwalkan rilis tahun 2027, bertepatan dengan peringatan 30 tahun kematian tragis “Sang Putri Rakyat” dalam kecelakaan mobil di Paris.
Produksi ini dikembangkan berdasarkan lima jam rekaman percakapan pribadi antara Diana dengan orang kepercayaannya, Dr. James Colthurst. Rekaman rahasia inilah yang dulunya menjadi sumber utama buku fenomenal karya Andrew Morton, “Diana: Her True Story”, yang dirilis pada 1992.
Suara Hati Diana dalam Kata-katanya Sendiri
Perusahaan produksi Love Monday TV menyatakan dokumenter tiga bagian ini bertujuan memberikan kesempatan bagi Diana untuk menceritakan kisah hidupnya sendiri.
“Serial dokumenter tiga bagian yang penuh pengungkapan ini mengembalikan hak kepenulisan atas salah satu kehidupan yang paling banyak diteliti dalam sejarah modern,” ungkap pihak produksi dalam pernyataan resminya, Kamis (30/4).
Pihak produser mengeklaim serial ini akan mengubah persepsi publik terhadap sosok Diana selamanya. Melalui rekaman tersebut, penonton akan mengenal sisi Diana sebagai perempuan muda yang tangguh, perseptif, dan mudah dipahami, saat ia mencoba menavigasi tantangan di bawah sorotan global dengan keanggunan serta tekad yang kuat.
Mimpi Masa Depan yang Berbeda
Dokumenter ini tidak hanya menyajikan drama kehidupan di balik tembok istana, tetapi juga sisi manusiawi Diana yang jarang terlihat. Penonton dijanjikan akan mendengar selera humornya yang menular serta tawa cerianya saat mengungkap kebenaran hidup di dalam keluarga paling terkenal di dunia.
Salah satu poin paling menarik adalah pengungkapan mimpi Diana tentang masa depan yang mungkin saja terjadi.
“Yang terpenting, kita mendengar impiannya akan masa depan yang seharusnya bisa terjadi; sebuah babak baru di mana Charles pergi bersama Camilla, membiarkan Diana bebas untuk menentukan jalannya sendiri,” tambah pernyataan tersebut.
Kabar ini muncul di tengah kunjungan kenegaraan Raja Charles III dan Ratu Camilla ke Amerika Serikat. Kunjungan tersebut dipandang sebagai upaya London dan Washington untuk memperbaiki hubungan diplomatik setelah beberapa bulan yang sulit.
Melibatkan Lingkaran Dalam
Untuk melengkapi rekaman suara sang putri, dokumenter ini juga menyertakan sudut pandang dari lingkaran dalam Diana. Di antaranya adalah para penasihat, teman dekat, penata rambut, pengawal pribadi, hingga mantan Sekretaris Pers Kerajaan, Dickie Arbiter.
Melalui perpaduan rekaman suara asli dan kesaksian orang-orang terdekat, “Diana: The Unheard Truth” diharapkan dapat memberikan gambaran utuh tentang perjuangan dan visi hidup seorang Putri Wales yang hingga kini masih dicintai publik dunia. (APF/Z-2)
