Tuesday, September 22

Jasa Raharja dan Korlantas Beri Santunan Keluarga Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara


Direktur Operasional Jasa Raharja, Ariyandi meninjau kecelakaan di Muratara(Dok.Jasa Raharja)

JASA Raharja bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Korlantas Polri menyiapkan santunan bagi keluarga korban kecelakaan maut antara bus ALS dan truk tangki di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Kecelakaan di Muratara itu terjadi Rabu (6/5) siang, mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan 4 orang luka-luka. 

Direktur Operasional Jasa Raharja, Ariyandi, menegaskan bahwa seluruh korban kecelakaan di Muratara dijamin berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964. Pihaknya telah menerbitkan surat jaminan perawatan agar korban luka tidak terkendala urusan administratif di rumah sakit.

“Untuk korban luka-luka dijamin biaya perawatan oleh Jasa Raharja sampai dengan maksimal Rp20 juta. Sementara untuk korban meninggal dunia diberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris yang sah,” ujar Ariyandi, Jumat (8/5/2026).

 Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Faizal, menyatakan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan di Muratara melalui metode Traffic Accident Analysis (TAA).

“Hari ini kami melaksanakan investigasi melalui Traffic Accident Analysis untuk membuat terang kasus kecelakaan lalu lintas ini. TAA nantinya akan memberikan informasi secara jelas mulai dari awal sampai akhir kejadian, yang kemudian akan kami pertanggungjawabkan secara hukum,” jelas Faizal.

Ia menambahkan, sebagian jenazah korban meninggal dunia telah diberangkatkan ke Palembang untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, saat ini masih terdapat tiga korban luka yang menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat sekaligus Komisaris Utama Jasa Raharja, Aan Suhanan, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa yang merenggut belas nyawa tersebut. Ia menyebut kecelakaan di Muratara terjadi sekitar pukul 12.39 WIB dan proses pendalaman teknis terus dilakukan oleh tim gabungan. (H-4)

    



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *