Wednesday, September 23

Niat dan Tata Cara Mandi Wajib untuk Suami setelah Berhubungan


Berikut Niat Mandi Wajib Setelah Berhubungan(magnifik)

MANDI wajib adalah mandi yang dilakukan oleh seorang muslim untuk menghilangkan hadas besar agar kembali dalam keadaan suci dan dapat melaksanakan ibadah tertentu, seperti salat, tawaf, dan ibadah lainnya yang mensyaratkan kesucian.

Mandi wajib dilakukan karena beberapa sebab, di antaranya setelah hubungan suami istri, keluarnya mani, selesai haid, selesai nifas, dan meninggal dunia.

Bacaan Arab

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْجَنَابَةِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan Latin

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal janaabati fardhan lillaahi ta’aalaa.

Artinya

“Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardu karena Allah Ta’ala.”

1. Membaca Niat

Berniat dalam hati untuk mandi wajib guna menghilangkan hadas besar karena janabah.

2. Mencuci Kedua Tangan

Basuh kedua tangan terlebih dahulu untuk membersihkan kotoran yang mungkin menempel.

3. Membersihkan Bagian Tubuh yang Kotor

Bersihkan area tubuh yang terkena najis atau kotoran dengan air hingga bersih.

4. Berwudu

Lakukan wudu seperti ketika hendak melaksanakan salat. Wudu juga menjadi bagian dari kesempurnaan mandi wajib.

5. Mengguyur Kepala

Siram kepala hingga air mencapai seluruh bagian rambut dan kulit kepala.

6. Membasahi Seluruh Tubuh

Guyurkan air ke seluruh tubuh secara merata, mulai dari bagian kanan kemudian bagian kiri. Pastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat, termasuk lipatan tubuh.

7. Memastikan Air Merata

Periksa kembali bagian tubuh yang mungkin sulit terkena air, seperti sela-sela jari, lipatan kulit, dan bagian tersembunyi lainnya.

Mandi wajib setelah berhubungan bagi suami merupakan kewajiban untuk menghilangkan hadas besar akibat janabah. (Z-4)

Sumber: mozaikislam, zalora



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *