Monday, October 5

Pelajar SMA di Garut Diduga Ditembak Airgun, Peluru Logam Bersarang di Mata


Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra menerjunkan tim mencari terduga pelaku dalam kasus dugaan penembakan yang dilaporkan oleh keluarganya dalam kejadian itu masih dalam penyelidikan.(MI/Kristiadi)

Pazwa Pahaludin (15) pelajar SMA di Garut menjadi korban dugaan ditembak airgun dilakukan oleh kakak kelasnya berinisial H hingga kini logam peluru masih bersarang pada bola mata kirinya. Kejadian itu terjadi, Sabtu (26/9) saat melakukan liburan di Vila Kabupaten Garut hingga korban awalnya mengaku terkena bola plastik.

Ibu kandung Pazwa, Fitri Setiwati mengatakan, kejadian bermula saat tengah libur sekolah di sebuah vila setelah selesai berenang secara tiba-tiba H datang meski bersangkutan bukan dari rombongan dan tidak masuk dalam daftar tamu. Namun, H diketahui pernah menjadi kakak kelasnya ketika masih sekolah di SMP terpaut dua tingkat.

“Untuk status H tidak melanjutkan sekolah setelah dikeluarkan saat masih di bangku SMP dan berdasarkan keterangan keluarga korban hingga saksi, H kemudian naik ke lantai atas vila sambil membawa senjata kemudikan menembakkan airgun ke arah sejumlah orang membuat teman Pazwa terkena tembakan di bagian pinggang,” ujar, Fitri Setiwati, Senin (5/10/2026).

Ia mengatakan, kejadian yang dialami oleh putranya terungkap setelah kondisi mata Pazwa diperiksa di rumah sakit Cicendo untuk mendapat pemeriksaan hingga dokter menemukan benda asing berbahan logam bersarang di dalam bola matanya. Namun, keluarga terpukul setelah putranya menceritrakan kejadian sebenarnya kepada ayahnya bagian mata kirinya bukan karena bola plastik.

“Peluru logam masih bersarang di dalam bola mata bagian sebelah kiri dan kejadian itu disaksikan temannya hingga H melakukan beberapa kali. Akan tetapi, saat setelah kejadian putranya mendapat ancaman agar tidak menceritakan pada siapa pun dan pengakuan tersebut keluarga langsung membuat laporan ke Polres Garut,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Herman Saputra mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari keluarga adanya dugaan korban telah ditembak airgun dan peluru logam masih bersarang di dalam bola mata sebelah kiri. Namun, atas laporan tersebut Polres Garut telah menerjunkan tim mencari terduga pelaku.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian serta memastikan siapa yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut. Karena, keluarga korban melaporkan ada kejadian yang terjadi hingga sekarang dalam penyelidikan,” pungkasnya. (AD)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *