
Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 melawan Tailan hingga babak tambahan berakhir pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10). Pertandingan pun dilanjutkan ke adu penalti.
Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Pada menit kedua, Ole Romeny mengirimkan umpan kepada Luke Vickery yang dilanjutkan dengan sepakan. Namun, bola masih mampu diamankan kiper Tailan.
Peluang kembali didapat Indonesia pada menit ketujuh melalui Mitchell Baker. Sepakannya dari luar kotak penalti masih dapat diamankan penjaga gawang Tailan.
Indonesia terus menekan memasuki 10 menit pertama. Kedua tim beberapa kali terlibat jual beli serangan.
Pada menit ke-18, Kevin Diks mengirimkan umpan silang ke kotak penalti Tailan. Ole Romeny mencoba memanfaatkannya, tetapi sepakannya masih melambung di atas gawang.
Indonesia tetap menguasai permainan. Namun, serangan balik Tailan beberapa kali mampu membahayakan pertahanan skuad Garuda.
Memasuki menit ke-20, Tailan mulai keluar dari tekanan. Permainan kedua tim pun berjalan lebih terbuka.
Indonesia kembali mendapat peluang pada menit ke-31. Bola hasil sapuan pemain belakang Tailan jatuh ke kaki Calvin Verdonk yang langsung melepaskan sepakan dari luar kotak penalti. Namun, bola belum menemui sasaran.
Pada menit ke-44, Indonesia memperoleh tendangan bebas setelah Kevin Diks dilanggar di dekat kotak penalti Tailan. Calvin Verdonk menjadi eksekutor, tetapi sepakannya masih membentur pagar hidup.
Babak pertama berakhir tanpa gol. Skor Indonesia vs Tailan tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, Tailan langsung memberikan tekanan. Pada menit ke-46, Supachai Chaided mendapat peluang melalui sundulan, tetapi bola masih melebar.
Indonesia merespons pada menit ke-50. Ragnar Oratmangoen melepaskan sepakan first-time, tetapi bola masih terlalu lemah dan melebar.
Indonesia hampir kecolongan pada menit ke-67 setelah Ole Romeny melakukan kesalahan. Beruntung, Supachai Chaided gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Satu menit kemudian, Indonesia mendapat peluang emas. Ivar Jenner mengirimkan umpan lambung dari zona pertahanan Indonesia yang diterima Mitchell Baker. Baker kemudian berhadapan satu lawan satu dengan kiper Tailan, tetapi sepakannya masih melebar.
Pada menit ke-71, Indonesia mendapat tendangan bebas setelah Verdonk dilanggar di sisi kiri lapangan. Dean James menjadi eksekutor, tetapi bola belum menemui sasaran.
Kesalahan kembali dilakukan lini tengah Indonesia. Ivar Jenner salah mengirimkan umpan sehingga membuka ruang bagi pemain Tailan. Namun, sepakan pemain Gajah Perah masih lemah dan mampu diamankan Emil Audero.
Dukungan 70.098 penonton di SUGBK terus mengiringi perjuangan Indonesia. Memasuki menit ke-80, skuad Garuda mendapat keuntungan setelah Ole Romeny dilanggar di dekat kotak penalti.
Pemain nomor 12 Tailan, Nicholas Mickelson, mendapat kartu merah dari wasit. Tailan pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Indonesia pada menit ke-84. Dean James kembali menjadi eksekutor tendangan bebas. Bola yang dilepaskannya mengarah ke gawang setelah membentur salah satu pemain Tailan.
Indonesia unggul 1-0.
Namun, keunggulan itu hanya bertahan tiga menit. Pada menit ke-87, pemain nomor 16 Tailan, Iklas Sanron, menyamakan kedudukan setelah berdiri tanpa pengawalan dan memanfaatkan umpan silang.
Skor berubah menjadi 1-1.
Tidak ada gol tambahan hingga waktu normal berakhir. Final FIFA ASEAN Cup 2026 pun berlanjut ke babak tambahan.
Indonesia menghadapi Tailan yang harus bermain dengan 10 pemain. Namun, situasi tersebut tidak membuat Tailan kehilangan ancaman.
Pada menit ke-111, kesalahan lini belakang Indonesia dalam melakukan blok dimanfaatkan Peeradol Chamrasamee. Pemain Tailan tersebut berhasil mencetak gol untuk membawa timnya berbalik unggul 2-1.
Indonesia tidak tinggal diam. Lima menit kemudian, skuad Garuda kembali menyamakan kedudukan.
Pada menit ke-116, Rizky Ridho mengirimkan umpan kepada Elkan Baggott yang berdiri di kotak penalti. Baggott kemudian mengeksekusi peluang tersebut untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Kedudukan kembali imbang hingga babak tambahan berakhir.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 pun harus ditentukan melalui adu penalti atau tos-tosan. (Ndf)
