
SEBUAH acara lelang yang menghadirkan deretan memorabilia dari peninggalan Marilyn Monroe dan para sahabatnya berhasil meraup penawaran senilai ribuan dolar AS. Lelang ini digelar bertepatan dengan peringatan 100 tahun hari kelahiran sang aktris legendaris.
Penjualan yang dimulai pada hari Kamis tersebut menampilkan 185 barang dari perjalanan hidup sang model dan aktris. Beberapa di antaranya meliputi gaun malam, produk riasan wajah, hingga tas pesta tahun 1950-an yang nilainya diperkirakan mencapai US$100.000 (sekitar Rp1,6 miliar).
Pihak Julien’s Auctions menyatakan lelang ini mencakup berbagai koleksi yang sangat langka.
“Foto-foto dan salindia bintang tersebut yang tak terhitung jumlahnya dan belum pernah dilihat sebelumnya, serta gambar-gambar langka dan sulit ditemukan yang tersembunyi selama beberapa dekade,” ungkap perwakilan Julien’s Auctions.
Aktris yang lahir dengan nama Norma Jeane Mortenson pada 1 Juni 1926 ini melejit sebagai simbol seks pada tahun 1950-an, sebelum akhirnya meninggal dunia akibat overdosis pada 1962 di usia 36 tahun. Meski telah lama tiada, pesonanya terbukti masih terus memikat publik Amerika Serikat hingga hari ini.
Dari Tas Mewah hingga Pakaian Dalam Pribadi
Barang termahal yang ditawarkan dalam lelang Julien’s adalah tas pesta silinder (minaudiere) bernuansa emas dari era 1950-an. Di dalam tas tersebut masih tersimpan sisir kecil milik Monroe, sebatang lipstik, delapan batang rokok merek Philip Morris, dan beberapa koin perak dekade 1940-an. Hingga Kamis pagi, tawaran tertinggi untuk tas ini telah menyentuh angka US$70.000 (sekitar Rp1,1 miliar).
Salah satu barang yang dinilai paling intim dalam koleksi ini adalah sebuah pakaian dalam (brassiere) dari era 1950-an milik Monroe. Pihak penyelenggara menyebutkan bahwa kondisinya telah “menguning karena usia”. Barang yang diwarisi oleh pelatih akting Monroe, Paula Strasberg, ini awalnya diperkirakan hanya bernilai US$1.000, namun langsung menerima 15 penawaran dengan harga tertinggi mencapai US$7,000 (sekitar Rp114 juta).
Selain itu, kosmetik pribadi Monroe seperti lipstik, perona pipi, dan pensil riasan mata juga ikut dilelang. Produk-produk ini menarik perhatian besar, terutama karena tren di media sosial TikTok yang kerap mencoba meniru gaya riasan klasik ala Monroe.
Tidak ketinggalan, gerbang kayu depan berwarna hijau zaitun dari satu-satunya rumah yang pernah dimiliki Monroe di kawasan elite Brentwood, Los Angeles, juga dilelang. Gerbang yang dibeli Monroe seharga sekitar US$100 pada 1962 tersebut kini telah ditawar oleh publik seharga US$15.000 (sekitar Rp245 juta). (BBC/Z-2)
