Sunday, September 20

Seorang Warga Sangatta Utara Diserang Buaya di Sungai saat Perbaiki Pipa Air


Korban saat mendapatkan perawatan medis di RS PKT Prima Sangatta.(Dok. Humas Polres Kutim.)

SEORANG warga Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim), bernama Jumade (68) jadi korban sambaran buaya sungai Sangatta, ketika sedang melakukan perbaikan pipa air. Kejadian itu mengejutkan warga Gang Durian 3, Kecamatan Sangatta Utara, Kutim, karena korban diterkam buaya ketika tengah bekerja.  

“Korban merupakan warga Jalan Yos Sudarso I, Kelurahan Sangatta Utara. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.20 Wita, ketika korban bersama dua rekannya, Asrul dan Rosman, berada di kawasan Sungai Sangatta untuk melakukan perbaikan pipa air,” sebut Kapolres Kutim, Minggu (20/9),

Dikatakannya, akibat kejadian itu korban mengalami luka gigitan pada bagian kaki, sementara rekannya, Asrul, langsung memberikan pertolongan dengan menarik korban menjauh dari serangan buaya

“Warga bersama relawan kemudian mengevakuasi korban untuk mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Pupuk Kaltim (RS PKT) Prima Sangatta,” ujarnya.

Ia mengimbau, agar masyarakat khususnya yang beraktivitas di sekitar sungai, agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan potensi keberadaan satwa liar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada lokasi yang diketahui menjadi habitat atau jalur kemunculan buaya. Utamakan keselamatan dan hindari aktivitas yang berisiko,” pintanya.

Sementara itu, Kasat Polairud Polres Kutim, Iptu Herianto menegaskan, agar masyarakat tidak melakukan aktivitas seorang diri di kawasan sungai yang memiliki potensi kemunculan buaya.

“Masyarakat kami imbau untuk tidak lengah saat berada di sekitar sungai. Apabila terdapat tanda-tanda keberadaan buaya, segera menjauh dan jangan mencoba mendekati atau menangkapnya sendiri,” kata Iptu Herianto.

Ia juga mengingatkan warga untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait apabila melihat kemunculan buaya di sekitar permukiman maupun lokasi aktivitas masyarakat.

Diakuinya, Polres Kutim  telah menerima informasi kejadian tersebut dan melakukan pengumpulan bahan keterangan serta melaporkan perkembangan kepada pimpinan. Ia mengingatkan warga agar menjadikan kejadian tersebut sebagai peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan.

”Terutama ketika melakukan aktivitas di tepian maupun badan sungai. Keselamatan harus menjadi prioritas, terlebih di lokasi yang berpotensi menjadi habitat satwa liar,” pungkasnya. (H-3)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *