Thursday, October 1

Si Kembar Nick dan Henry Bagikan Kiat Sukses Membangun Kedai Butter Baby


Ilustrasi(MI/RIFALDI PUTRA)

KAWASAN Blok M, Jakarta, masih menjadi salah satu destinasi favorit anak muda untuk berburu kuliner kekinian. Deretan tempat makan dengan konsep kreatif terus bermunculan, salah satu yang mencuri perhatian adalah Butter Baby, toko donat yang dikenal berani menghadirkan menu-menu tidak biasa.

Setiap harinya antrian panjang mengular di depan toko yang tampil mencolok dengan paduan warna biru dan kuning. Tahukan anda bahwa di balik kedai viral tersebut ada dua pemuda kembar yang merupakan pemilik kedai, adalah Nick dan Henry Burch, anak dari perancang busana terkemuka dunia Tory Burch.

Berbicara kepada Media Indonesia, Nick dan Henry mengungkap bagaimana cara mereka bisa membangun bisnis yang sukses, pun membagikan bagaimana mereka terus menanamkan pesan dari sang ibunda dalam menjalani bisnis.

”Dari pengalaman pribadi saya, saya akan mengatakan bahwa dalam menjalani bisnis beranilah melakukan hal-hal gila, lalu berusaha sekeras mungkin dan mendobrak batasan. Jangan pikirkan hal-hal negatif dari orang lain yang membatasi perjalanan anda,” ungkap Henry saat ditemui di Jakarta, Rabu (10/6).

Nick menambahkan di era digital yang terus berkembang, penting juga bagi orang-orang diluar sana yang sedang merintis bisnis untuk memanfaatkan platform sosial media. Menurutnya sosial media bisa jadi gerbang pembuka dalam mengembangkan bisnis.

“Bagi kami dengan pesatnya perkembangan teknologi terutama media sosial, yang membuatnya segala peluang terbuka lebar, saya pikir semuanya menjadi mungkin untuk dicapai,” jelas Nick.

Warisan Tory Burch

Keberanian Nick dan Henry dalam mendobrak batasan kreativitas tidak berdiri sendiri. Hal itu diseimbangkan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang kuat yang diajarkan oleh ibu mereka, desainer ternama dunia, Tory Burch.

Ketika ditanya mengenai pelajaran berbisnis yang paling berharga dari orang tua mereka, Nick dan Henry tidak menyebutkan soal strategi pemasaran atau angka penjualan. Sebaliknya, mereka menyebutkan tentang kasih sayang.

“Ibu mengajarkan kami untuk selalu bertindak atas dasar kasih sayang dan kebaikan, dan hal itu yang selalu kami tanamkan,” ungkap Henry.

Nilai inilah yang kemudian menjadi fondasi utama mereka dalam menjalankan Butter Baby, mulai dari cara mereka memperlakukan karyawan, mitra bisnis, hingga setiap pelanggan yang datang ke toko mereka.

Pesan Tory Burch yang paling membekas bagi mereka adalah sebuah aturan emas yang sederhana namun kuat: “Perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan, itulah cara kami melihat segala sesuatu,” tukasnya Nick.

Siapkan Instalasi Raksasa

Tidak hanya berfokus pada cita rasa, sebuah pengalaman yang akan menghubungkan Butter Baby dengan pelanggannya tengah dipersiapkan, Nick dan Henry mengungkap bahwa mereka akan menghadirkan Instalasi raksasa di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

”Kami sudah mengenal dan mencintai Indonesia selama lebih dari 12 tahun, dari Sumba, hingga akhirnya menetap dan bekerja di Jakarta selama lebih dari empat tahun. Kami memilih Indonesia bukan karena kesempatan, tapi karena kami percaya ini adalah tempat terbaik untuk membangun sesuatu yang tahan lama,” jelas Nick dan Henry.

Sebuah instalasi landmark setinggi delapan meter akan berdiri di salah satu bandara tersibuk di Asia Tenggara, bukan di area keberangkatan. Instalasi ini jadi penanda bahwa Indonesia ada dalam setiap langkah yang ia bawa ke dunia. 

Mereka pun akan membuka store kelimanya pada 19 Juni 2026 di CGK Airport Terminal 3, Soekarno-Hatta International Airport, Area Keberangkatan. (H-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *