
SMA Islam Al-Azhar Kelapa Gading (SMA Alazka) Jakarta kembali mengukir prestasi di tingkat internasional. Salah satu siswanya, Ozora Kafi Rasendrya Projo, berhasil diterima di tujuh universitas ternama dunia , membuktikan siswa Indonesia mampu bersaing dan memperoleh pengakuan dari institusi pendidikan terbaik dunia.
Dalam keterangan resmi, disebutkan tujuh perguruan tinggi yang menerima Ozora antara lain Monash University (Australia), University of Toronto (Kanada), dan University of Groningen (Belanda), serta sejumlah universitas unggulan lainnya di luar negeri.
Capaian tersebut menjadi salah satu prestasi internasional terbesar yang diraih siswa SMA Alazka pada tahun 2026 ini. Keberhasilan Ozora tidak datang secara instan. Di balik capaian tersebut terdapat proses panjang yang dibangun melalui disiplin, kerja keras, dan perubahan pola pikir.
“Diterima di tujuh perguruan tinggi top luar negeri merupakan bukti dari kerja keras yang telah saya lakukan selama ini, mulai dari mempersiapkan tes bahasa, tes standar internasional, hingga menyusun esai. Titik balik terbesar saya terjadi saat kelas 11 ketika saya menyadari bahwa terlalu lama berada di zona nyaman membuat saya tidak berkembang,” ungkap Ozora.
Sejak saat itu, ia memutuskan untuk mengubah pola pikir, lebih fokus mengejar impian, dan terus mengembangkan diri. Menurutnya, keberhasilan yang diraih saat ini berawal dari keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik setiap hari serta peran penting dukungan dari orang tua dan pihak sekolah SMA Alazka.
Prestasi internasional tersebut tidak hanya diraih oleh Ozora. Empat siswa SMA Alazka lainnya juga berhasil memperoleh penerimaan di berbagai universitas ternama di Australia, Belanda, dan Malaysia. Capaian ini menunjukkan semakin kuatnya kualitas lulusan SMA Alazka dalam menembus perguruan tinggi bereputasi global.
Di tingkat nasional, pencapaian siswa SMA Alazka juga menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga saat ini, tercatat 41 siswa telah diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama melalui beragam jalur seleksi, dan jumlah tersebut masih terus bertambah seiring berjalannya proses penerimaan mahasiswa baru tahun 2026.
Kepala SMA Alazka, Endang Rohayati, M.Pd., mengutarakan keberhasilan para siswa merupakan hasil dari sistem pembinaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Keberhasilan siswa diterima di perguruan tinggi terbaik dalam maupun luar negeri merupakan hasil dari sinergi berbagai pihak. Kami memiliki Tim Sukses PTN yang secara khusus melakukan pendampingan akademik, pemetaan minat dan bakat, serta memberikan dukungan psikologis kepada siswa selama proses seleksi,” ungkap Endang Rohayati.
Ia menambahkan kolaborasi yang kuat dengan orang tua dan budaya belajar unggul yang terus dibangun menjadi faktor penting dalam pencapaian tersebut.
Miliki Kapasitas
Ketua Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading, Irsan Nurfaqih Sjamhudi, menilai keberhasilan para siswa diterima di universitas-universitas terbaik dunia menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat global apabila memperoleh lingkungan pendidikan yang tepat.
“Hari ini kita menyaksikan bukti bahwa anak-anak Indonesia mampu diterima dan bersaing di universitas-universitas terbaik dunia. Namun kebanggaan kami bukan semata karena mereka diterima di kampus ternama, melainkan karena mereka telah menunjukkan kualitas diri yang membuat dunia membuka pintunya bagi mereka,” ujar Irsan.
Ia menegaskan tujuan utama pendidikan bukan sekadar menghasilkan lulusan yang mampu melewati ujian akademik, tetapi membentuk manusia yang siap menghadapi kehidupan dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Pendidikan sejatinya bukan tentang mencetak siswa untuk lulus ujian, tetapi membentuk manusia yang siap menghadapi kehidupan. Karena itu saya berharap para lulusan SMA Al-Azhar Kelapa Gading terus menjaga semangat belajar, akhlak yang baik, dan keberanian untuk bermimpi besar. Ke mana pun mereka melangkah, jadilah pembelajar sepanjang hayat, pemimpin yang berintegritas, dan pribadi yang memberikan manfaat bagi sebanyak mungkin orang,” katanya.
Menurut Irsan, dunia saat ini membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual,juga memiliki karakter dan integritas yang kuat.
“Dunia membutuhkan generasi yang cerdas. Namun lebih dari itu, dunia membutuhkan generasi yang cerdas sekaligus berkarakter. Dan kami berharap para lulusan Al-Azhar menjadi bagian dari generasi tersebut,” tuturnya.
Selain keberhasilan menembus universitas dalam dan luar negeri, para siswa SMA Alazka juga mencatatkan berbagai prestasi akademik dan nonakademik di bidang riset, karya tulis ilmiah, kepemimpinan, olahraga, seni, hingga berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional.
Berbagai capaian tersebut semakin memperkuat posisi SMA Islam Al-Azhar Kelapa Gading sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada keunggulan akademik, tetapi juga keunggulan non akademik, pengembangan karakter, kepemimpinan, dan wawasan global. Melalui pembinaan yang terstruktur serta kolaborasi yang kuat antara sekolah dan orang tua, SMA Alazka terus berkomitmen mencetak generasi pemimpin masa depan yang berprestasi, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi positif bagi Indonesia maupun dunia.(H-2)
