Tuesday, September 22

Minum Air 8 Gelas Sehari Ternyata Tak Selalu Wajib, Begini Penjelasannya


Ilustrasi(Magnific)

BANYAK orang tumbuh dengan anjuran untuk minum delapan gelas air putih setiap hari. Aturan ini begitu populer dan sering dianggap sebagai standar ideal untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, benarkah setiap orang memang wajib minum sebanyak itu setiap hari?

Melansir Halodoc, anjuran minum delapan gelas air per hari ternyata memiliki sejarah panjang. Namun tidak sepenuhnya didasarkan pada bukti ilmiah yang kuat.

Teori mengenai kebutuhan minum delapan gelas air per hari diyakini mulai populer sejak 1945. Pada saat itu, sebuah organisasi penelitian menyebutkan bahwa rata-rata manusia membutuhkan sekitar 1 mililiter air untuk setiap kalori makanan yang dikonsumsi.

Artinya, seseorang yang mengonsumsi sekitar 2.000 kalori per hari diperkirakan membutuhkan 2.000 mililiter air atau sekitar dua liter per hari. Jumlah tersebut kemudian dikenal luas sebagai delapan gelas air.

Selain itu, teori serupa juga dikaitkan dengan ahli gizi Frederick Stare. Dalam buku yang diterbitkan pada 1974, ia merekomendasikan agar masyarakat mengonsumsi sekitar enam hingga delapan gelas air setiap hari.

Apakah Anjuran Ini Benar Secara Ilmiah?

Meski populer selama puluhan tahun, penelitian ilmiah ternyata belum menemukan bukti kuat bahwa semua orang wajib minum delapan gelas air setiap hari.

Sebuah artikel yang diterbitkan pada 2002 dalam National Health Medicine mencoba menelusuri dasar ilmiah dari aturan tersebut. Penelitian itu meninjau berbagai studi, survei, dan artikel kesehatan terkait kebutuhan cairan tubuh.

Hasilnya, peneliti tidak menemukan bukti ilmiah yang secara pasti menyatakan bahwa setiap orang dewasa sehat harus minum delapan gelas air per hari. Meski demikian, penelitian tersebut hanya berlaku pada orang dewasa dengan kondisi sehat.

Dalam situasi tertentu, kebutuhan cairan seseorang memang bisa meningkat. Namun secara umum, pria dan wanita sehat tidak selalu membutuhkan konsumsi air dalam jumlah besar setiap hari.

Tubuh manusia sebenarnya memiliki sistem alami untuk mengatur kebutuhan cairan, yaitu rasa haus. Ketika tubuh mulai kekurangan cairan, otak akan memberikan sinyal berupa rasa haus agar seseorang segera minum.

Karena itu, banyak ahli menyarankan agar masyarakat lebih mendengarkan kebutuhan tubuh dibanding terpaku pada angka tertentu.

Meski begitu, kekurangan cairan tetap tidak boleh dianggap sepele. Dehidrasi ringan dapat menyebabkan tubuh terasa lelah, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, hingga memengaruhi suasana hati.

Kebutuhan Air Setiap Orang Berbeda

Tidak ada jumlah pasti mengenai berapa banyak air yang harus diminum setiap orang setiap hari. Kebutuhan cairan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari cuaca, ukuran tubuh, aktivitas fisik, hingga kondisi kesehatan.

Orang yang tinggal di daerah panas, rutin berolahraga, atau bekerja dengan aktivitas berat biasanya membutuhkan lebih banyak cairan. Begitu pula ibu hamil dan menyusui yang cenderung memerlukan tambahan asupan air.

Karena itu, aturan delapan gelas air per hari tidak bisa disamaratakan untuk semua orang. Bagi sebagian orang jumlah tersebut mungkin sudah cukup, tetapi bagi yang lain bisa jadi masih kurang.

Cara paling sederhana untuk menjaga kebutuhan cairan tubuh adalah dengan memperhatikan rasa haus dan kondisi tubuh sehari-hari. Minumlah ketika merasa haus dan tambahkan asupan cairan saat cuaca panas atau setelah melakukan aktivitas fisik berat. Selain dari air putih, cairan tubuh sebenarnya juga bisa diperoleh dari makanan seperti buah dan sayuran yang mengandung banyak air. (Halodoc/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *